Langsung ke konten
Selasa, 20 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

SPPG Sukodadi Wagir Yayasan Insan Luhur Indonesia Raih Skor IKL 90,14, Dinkes Apresiasi Kedisiplinan Relawan

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM : Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukodadi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang Yayasan Insan Luhur Indonesia kembali menunjukkan kualitas pengelolaan terbaiknya. Dalam Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Malang pada Kamis (15/10/2026), SPPG Sukodadi Wagir berhasil meraih skor tinggi 90,14.

Skor tersebut menjadi bukti bahwa penerapan higiene, sanitasi, kebersihan lingkungan, fasilitas sanitasi, hingga penyimpanan bahan pangan dan keamanan pangan di SPPG Sukodadi Wagir telah berjalan sangat baik dan sesuai standar.

Tim pemeriksa Dinkes Kabupaten Malang, Emyfia dan Bagus Dwi, melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas operasional dan dokumen pendukung. Dalam kesempatan tersebut, tim Dinkes memberikan apresiasi khusus atas kedisiplinan seluruh relawan SPPG Sukodadi Wagir yang tertib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap serta seragam lengan panjang sesuai prosedur. Kedisiplinan ini dinilai menjadi nilai tambah yang menunjukkan keseriusan pengelola dalam menjaga kebersihan dan keamanan pangan.

Capaian ini menegaskan komitmen Yayasan Insan Luhur Indonesia dalam menghadirkan layanan pemenuhan gizi yang aman, bersih, dan profesional.

Sebagai pembinaan berkelanjutan, tim Dinkes juga memberikan beberapa catatan ringan untuk penyempurnaan ke depan. Masukan tersebut diterima sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan.

Dengan tata kelola yang terjaga dan relawan yang disiplin, SPPG Sukodadi Wagir optimis dapat terus mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara maksimal bagi penerima manfaat.

Kontributor : Nadia Rahma Noviyanti

Foto profil Eko Rudianto
Eko Rudianto

Abdi, Adab, Aktif, Ajar, Amal

Lihat semua artikel oleh Eko Rudianto

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.