Langsung ke konten
Selasa, 20 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Cegah Banjir, Babimpin dan Warga Tulusrejo Kompak Bersihkan Saluran Air

Dengan menggunakan peralatan seadanya, Babinsa bersama masyarakat tampak antusias dan bahu-membahu mengangkat tumpukan sampah serta endapan lumpur yang

Babinsa Tulusrejo Serda Fajar bersama warga gotong royong membersihkan sampah dan lumpur di saluran air untuk cegah banjir.

Babinsa Tulusrejo Serda Fajar bersama warga gotong royong membersihkan sampah dan lumpur di saluran air untuk cegah banjir. (Foto: Istimewa)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Antisipasi ancaman genangan dan banjir saat musim hujan, Babinsa Tulusrejo Koramil 0833-05/Lowokwaru, Serda Fajar, bersama warga Bantaran Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, bergerak cepat melaksanakan kerja bakti pembersihan got dan drainase, Senin (19/10). Langkah proaktif ini dilakukan tanpa menunggu air meluap ke permukiman.

Dengan menggunakan peralatan seadanya, Babinsa bersama masyarakat tampak antusias dan bahu-membahu mengangkat tumpukan sampah serta endapan lumpur yang menyumbat saluran air. Aksi nyata di lapangan tersebut menjadi wujud kesiapsiagaan bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperlancar debit aliran air.

Langkah Antisipatif Hadapi Musim Hujan

Serda Fajar menegaskan bahwa upaya pencegahan banjir di wilayah binaan tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kepedulian serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil sehari-hari.

Baca juga: Hippam Tirta Mandiri Gelar Reboisasi Sumber Mata Air Umbul untuk Kelestarian Lingkungan

Baca juga: Wujudkan Kelestarian Lingkungan, DLH Kota Malang Lakukan Sosialisasi Kepada Para Pelaku Usaha

“Jangan menunggu banjir datang baru bergerak. Mari rutin membersihkan saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan agar lingkungan tetap aman dan nyaman,” ujar Serda Fajar di sela-sela kegiatan gotong royong.

Budaya Gotong Royong Jaga Kelestarian Lingkungan

Melalui kegiatan kerja bakti ini, sinergi antara aparat kewilayahan dan masyarakat kembali terlihat erat. Kehadiran Babinsa di tengah warga tidak hanya memberikan motivasi, tetapi juga terus menggalakkan budaya peduli lingkungan guna meminimalisir potensi genangan air demi kenyamanan bersama. (Ans)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.