MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Komitmen dalam menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan sektor profesional kembali dibuktikan oleh Universitas Brawijaya (UB). Melalui Program Studi Instrumentasi, Departemen Fisika, Fakultas Sains, Teknologi, dan Matematika (FSTeM) UB, perguruan tinggi ini sukses menggandeng praktisi industri otomasi terkemuka lewat gelaran Innotech Workshop PLC-HMI Allen Bradley di gedung FSTeM UB, Kamis (24/9/2026).
Mengusung tema “Transforming Ideas into Impactful Technology”, kegiatan kolaborasi antara Ikatan Mahasiswa Fisika Instrumentasi (IMFI) FSTeM UB dan PT Transavia Otomasi Pratama (PT TOP) ini diikuti oleh 60 mahasiswa. Kehadiran para ahli industri ini disambut antusias sebagai ruang nyata untuk memperdalam penguasaan teknologi sistem kendali modern.
Praktik Langsung Pengoperasian Sistem PLC-HMI

Dalam pelaksanaannya, PT Transavia Otomasi Pratama menghadirkan Manager Technical Support, Dedy Mulyadi, bersama tim untuk memberikan pelatihan komprehensif. Tidak hanya memaparkan teori dasar mengenai prinsip kerja PLC-HMI Allen Bradley dalam sistem otomasi industri, mereka juga membawa perangkat trainer PLC langsung ke hadapan peserta.
Baca juga: Rektor UIBU Tutup UKW-59, Wartawan JatimSatuNews Kompeten Terbaik
“Kegiatan ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori di kelas, tetapi juga langsung mempraktikkan bagaimana sistem PLC bekerja dalam pengendalian proses industri,” ujar pihak penyelenggara.
Melalui sesi praktik dua tahap, mahasiswa diajak memahami alur pemrograman hingga menghubungkan konsep teoretis pengukuran dan sensor ke dalam aplikasi sistem otomasi yang lebih konkret.
Hibah Peralatan dan Dukungan SDGs
Sebagai bentuk nyata kontribusi dunia industri terhadap dunia pendidikan, PT TOP turut menyerahkan hibah perangkat modul Input/Output (I/O) PLC Allen Bradley kepada Prodi Instrumentasi FSTeM UB. Bantuan fasilitas ini diharapkan mampu mengintensifkan kegiatan praktikum mandiri serta mendukung riset dan inovasi mahasiswa di lingkungan kampus.
Inisiatif kolaboratif ini dinilai selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yakni peningkatan mutu pendidikan berkualitas (SDGs 4), penciptaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui kesiapan kerja (SDGs 8), serta pembangunan industri, inovasi, dan infrastruktur lewat sinergi berkelanjutan (SDGs 9).
Melalui langkah strategis ini, Program Studi Instrumentasi FSTeM UB berharap ekosistem kolaborasi dengan dunia industri terus menguat, sehingga melahirkan lulusan-lulusan andal yang siap menjawab tantangan teknologi masa depan.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.