MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Evaluasi kualitas pembelajaran tidak cukup hanya bertumpu pada penilaian dosen dan kebijakan pengelola program studi. Pengalaman mahasiswa yang berhadapan langsung dengan proses perkuliahan juga menjadi sumber informasi penting untuk memperbaiki layanan akademik. Atas dasar itu, Program Studi Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (PIPS), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Forum Ketua Kelas (FKK) Periode 1 Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Senin (12/10/2026).
Bertempat di Aula Microteaching Lantai 2, forum ini menjadi ruang komunikasi langsung antara pengelola program studi dan perwakilan mahasiswa lintas angkatan. Ketua Program Studi Pendidikan IPS, Dr. Saiful Amin, M.Pd., dan Sekretaris Program Studi, Nailul Fauziyah, MA, hadir bersama perwakilan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS), ketua kelas, koordinator kelas, serta perwakilan mahasiswa angkatan 2023, 2024, 2025, dan 2026.
Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan beragam masukan dan kendala yang mereka temui selama mengikuti kegiatan akademik maupun aktivitas kemahasiswaan. Aspirasi yang dihimpun mencakup tiga persoalan utama, yakni kualitas pelaksanaan pembelajaran, ketersediaan sarana dan prasarana, serta pengembangan kegiatan nonakademik.
Baca juga: Tiga Mahasiswa MPMAT UIN Malang Raih Medali di Kompetisi Inovasi Pembelajaran Matematika Berbasis AI
Pada aspek pembelajaran, mahasiswa menyoroti metode perkuliahan, pengaturan jadwal, kesesuaian materi, hingga pola interaksi antara dosen dan mahasiswa. Sementara itu, persoalan fasilitas meliputi kondisi ruang kelas, kelengkapan sarana pembelajaran, dan akses internet. Mahasiswa juga menyampaikan kebutuhan pengembangan kegiatan organisasi, pelatihan keterampilan, aktivitas sosial, serta penguatan soft skills sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ketua Prodi Pendidikan IPS, Dr. Saiful Amin, M.Pd., mengapresiasi keterlibatan aktif mahasiswa. Ia menegaskan bahwa aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan pertimbangan dalam pelaksanaan evaluasi pembelajaran pada akhir semester.
Sekretaris Prodi Pendidikan IPS, Nailul Fauziyah, MA, juga menekankan pentingnya menjaga forum komunikasi sebagai jembatan antara mahasiswa dan pengelola program studi.
“Kami ingin memastikan tidak ada aspirasi mahasiswa yang terabaikan. Forum ini adalah jembatan komunikasi yang kami jaga dengan baik,” ungkapnya.
Tidak berhenti pada penyampaian masukan, pengelola program studi juga menyiapkan mekanisme tindak lanjut terhadap aspirasi yang terkumpul. Masukan terkait proses perkuliahan akan menjadi bahan evaluasi pada akhir semester, sedangkan persoalan sarana dan prasarana maupun kebutuhan kelembagaan yang lebih luas akan diteruskan kepada pimpinan fakultas dan universitas sesuai kewenangannya.
Langkah ini menjadi penting agar Forum Ketua Kelas tidak hanya berlangsung sebagai agenda dialog rutin, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap perbaikan layanan pendidikan. Melalui komunikasi langsung dengan mahasiswa, program studi dapat memperoleh gambaran lebih konkret mengenai kebutuhan, pengalaman, dan persoalan yang muncul dalam penyelenggaraan pembelajaran.
Penyelenggaraan Forum Ketua Kelas Periode 1 ini sekaligus memperkuat upaya Prodi Pendidikan IPS FTIK UIN Malang dalam membangun budaya akademik yang partisipatif. Mahasiswa tidak hanya ditempatkan sebagai penerima layanan pendidikan, tetapi juga sebagai mitra dalam proses evaluasi dan pengembangan mutu program studi.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.