MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswi MAN 2 Kota Malang dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) 2026. Dua atlet putri madrasah tersebut berhasil meraih juara pada cabang olahraga atletik nomor lari pada POPDA, Selasa 3/11/3/2026.
Gayatri sukses meraih Juara 2 lari 400 meter putri, sedangkan Aira memperoleh Juara 3 lari 1.500 meter putri. Capaian ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar MAN 2 Kota Malang sekaligus membuktikan bahwa madrasah mampu melahirkan generasi berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga olahraga.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan kedua siswinya tersebut.

Baca juga: Tidak Ikut Demo, Jawara Technoprenure dari SMAN 1 Turen Malah Akui Dukungan Kepala Sekolah
Baca juga: Supervisi 65 Tendik MAN 2 Kota Malang, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Kompetensi
“Alhamdulillah, Gayatri Juara 2 lari 400 meter putri dan Aira Juara 3 lari 1.500 meter putri,” ungkap Samsudin, Rabu (4/11/2026).
Perjuangan atlet MAN 2 Kota Malang dalam POPDA 2026 masih berlanjut. Gayatri dijadwalkan kembali mengikuti pertandingan pada nomor lari estafet 4 x 100 meter putri dan lari gawang 110 meter putri.
Samsudin berharap dukungan dan doa agar Gayatri kembali mampu memberikan penampilan terbaik serta menambah raihan prestasi bagi madrasah.
“Besok masih ada lomba lari estafet 4 x 100 meter putri, Gayatri juga ikut, serta lari gawang 110 meter putri. Mohon doanya,” tutur Samsudin.
23 Siswa Dipercaya Wakili Kota Malang

Keberhasilan Gayatri dan Aira menjadi bagian dari komitmen MAN 2 Kota Malang dalam mengembangkan potensi peserta didik di bidang nonakademik.
Kepala MAN 2 Kota Malang, Dr. H. Samsudin, M.Pd., menjelaskan bahwa madrasah tidak hanya memprioritaskan capaian olimpiade sains dan riset akademik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap bakat dan prestasi olahraga.
Salah satunya melalui penjaringan calon peserta didik yang memiliki kemampuan di bidang olahraga, termasuk bola basket. Proses seleksi dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan sertifikat kejuaraan serta pengujian keterampilan secara langsung di lapangan.
“Bagi peminat cabang olahraga seperti basket, selain melampirkan sertifikat kejuaraan, kita juga lakukan tes langsung di lapangan untuk melihat kemampuan tekniknya, mulai dari latihan dasar hingga lemparan. Semuanya diverifikasi agar potensi yang masuk benar-benar optimal,” jelasnya.
Pola penjaringan dan pembinaan tersebut turut menghasilkan atlet-atlet pelajar yang mampu bersaing di tingkat regional. Tercatat sebanyak 23 siswa MAN 2 Kota Malang berhasil lolos seleksi dan dipercaya memperkuat kontingen Kota Malang dalam berbagai kejuaraan olahraga.
“Melalui pola penjaringan dan pembinaan yang tepat, alhamdulillah kemarin ada 23 anak didik kita yang resmi dipercaya memperkuat dan mewakili Kota Malang. Ini membuktikan bahwa madrasah mampu menyeimbangkan antara penguatan intelektual, karakter keagamaan, serta ketangkasan olahraga,” tegas Samsudin.
Prestasi di ajang POPDA 2026 ini sekaligus memperlihatkan bahwa madrasah memiliki ruang luas untuk mengembangkan berbagai kecerdasan dan kemampuan peserta didik.
MAN 2 Kota Malang berkomitmen terus memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan bakat, baik melalui prestasi akademik maupun nonakademik. Dengan demikian, madrasah tidak hanya mencetak generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan keagamaan, tetapi juga sehat, tangguh, disiplin, serta mampu berkompetisi di berbagai bidang.

Raihan Gayatri dan Aira diharapkan menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berlatih, berani berkompetisi, dan mengukir prestasi sekaligus membawa nama baik MAN 2 Kota Malang.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.