Langsung ke konten
Jumat, 6 November 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Pertahankan Tiga Besar PTKIN Nasional, Bunda Rektor Pacu UIN Malang Tembus Panggung Dunia

Capaian tersebut mendapat perhatian Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si

Pamflet perankingan

Pamflet perankingan

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mempertahankan posisinya sebagai salah satu dari tiga Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) terbaik di Indonesia dalam pemeringkatan QS World University Rankings (QS WUR) 2027. Tak hanya bertahan di jajaran teratas nasional, kampus ini juga mencatatkan kenaikan peringkat dunia dari kelompok 1.301–1.400 menjadi 1.201–1.300.

Capaian tersebut mendapat perhatian Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Ilfi Nur Diana, M.Si. Menurutnya, peningkatan reputasi institusi harus menjadi energi untuk terus memperkuat kualitas akademik dan memperluas kontribusi kampus di tingkat internasional, bukan alasan untuk berpuas diri.

“Prestasi bukanlah titik akhir, melainkan amanah untuk terus bertumbuh, berbenah, dan memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Rektor yang akrab disapa Bunda Rektor tersebut.

Baca juga: Bidik Peningkatan Peringkat SINTA, UPPI FTIK UIN Malang Dampingi Pengelola Jurnal Siapkan Reakreditasi

Baca juga: Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa UIN Malang Tampil di Borneo International Academic Forum 2026, Raih Dua Penghargaan

Selain kenaikan peringkat keseluruhan, UIN Malang juga mencatatkan capaian pada indikator International Faculty dengan menempati posisi 294 dunia. Capaian ini menjadi salah satu penanda perkembangan dimensi internasionalisasi kampus, terutama dalam keterlibatan tenaga akademik internasional.

Bagi UIN Malang, penguatan reputasi global tidak cukup hanya diukur melalui posisi dalam pemeringkatan. Mutu pembelajaran, produktivitas penelitian, kompetensi dosen, serta daya saing lulusan tetap menjadi aspek penting yang harus terus ditingkatkan.

Hal tersebut sejalan dengan berbagai indikator penilaian QS WUR yang mencakup reputasi akademik, reputasi pemberi kerja, sitasi penelitian, rasio dosen dan mahasiswa, keberlanjutan lingkungan, serta keterlibatan internasional.

Iklan

Peningkatan reputasi tersebut juga diharapkan membuka kesempatan lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik bertaraf internasional. Mulai dari membangun jejaring lintas negara, mengikuti kolaborasi penelitian, hingga mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan dalam lingkungan kerja global.

Karena itu, tantangan berikutnya bukan semata mempertahankan posisi tiga besar PTKIN nasional, melainkan memastikan peningkatan reputasi institusi berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan dan pengalaman belajar mahasiswa.

Bunda Rektor mengajak seluruh sivitas akademika untuk menjaga semangat kolaborasi dan menjadikan capaian tersebut sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas institusi.

“Mari terus bersinergi, mewujudkan UIN Malang sebagai kampus yang unggul dan bereputasi internasional,” pesannya.

Dengan capaian QS WUR 2027, UIN Malang memiliki peluang untuk memperluas pengakuan di tingkat global. Namun, reputasi tersebut perlu terus dibuktikan melalui kualitas lulusan, penguatan riset, dan kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.