JAKARTA | JATIMSATUNEWS.COM: Kesibukan menyelesaikan studi sarjana sekaligus menempuh program magister tak menghalangi Roza, mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, untuk berkiprah di tingkat nasional. Mahasiswa semester akhir yang juga mengikuti program Fast Track S2 Manajemen Pendidikan Islam tersebut terpilih sebagai Google Student Ambassador (GSA) 2026 Batch 2 dan berkesempatan mengikuti kunjungan langsung ke kantor Google Indonesia di Jakarta, 28–29 Oktober 2026.
Selama dua hari, Roza bersama delegasi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia mengikuti rangkaian Google Office Tour dan Inauguration Offline GSA 2026 Batch 2. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung mengenai budaya kerja perusahaan teknologi global, perkembangan kecerdasan buatan (AI), serta peluang kolaborasi dan jejaring profesional antarmahasiswa.
Pada hari pertama, Rabu (28/10/2026), para delegasi mengikuti Google Office Tour di Pacific Century Place (PCP), Jakarta. Mereka berkesempatan mengenal lingkungan kerja Google Indonesia sekaligus memahami budaya perusahaan yang mengedepankan kolaborasi, kreativitas, dan inovasi.
Baca juga: Mahasiswa Tadris Matematika UIN Malang Terpilih sebagai Google Student Ambassador
Salah satu materi yang menjadi perhatian adalah etika penggunaan kecerdasan buatan. Peserta memperoleh pemahaman mengenai tanggung jawab dan batasan pemanfaatan AI agar tetap memperhatikan integritas akademik maupun profesional.
Selain itu, peserta mengeksplorasi berbagai fitur Google Gemini untuk mendukung produktivitas, mulai dari penyelesaian tugas perkuliahan hingga kebutuhan riset akademik. Kesempatan berdiskusi langsung dengan staf Google Indonesia juga memberikan gambaran mengenai perkembangan industri teknologi dan dinamika dunia kerja global.
Agenda berlanjut pada Kamis (29/10/2026) melalui Inauguration Offline GSA 2026 Batch 2. Kegiatan dibuka dengan Welcome Keynote oleh Muriel Makarim, Country Marketing Manager Google Indonesia.
Forum tersebut mempertemukan mahasiswa terpilih dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman organisasi dan riset, serta memperluas wawasan mengenai pemanfaatan teknologi. Para delegasi juga mengikuti sejumlah tantangan interaktif yang menguji kemampuan mereka dalam mengeksplorasi fitur Google Gemini untuk memecahkan berbagai persoalan.
Bagi Roza, pengalaman tersebut menjadi kesempatan berharga untuk memperluas perspektif di luar lingkungan akademik kampus. Status sebagai Google Student Ambassador juga menjadi pengalaman pengembangan kompetensi dan portofolio profesional yang dapat mendukung perjalanan kariernya.
Ia mengakui, menjalani peran sebagai mahasiswa semester akhir sekaligus peserta program Fast Track S2 membutuhkan manajemen waktu dan komitmen yang kuat. Namun, kondisi tersebut tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti mengembangkan diri.
“Kesempatan berharga seperti ini tidak datang kepada semua orang. Status sebagai mahasiswa tingkat akhir maupun peserta program Fast Track S2 seharusnya tidak menjadi alasan untuk berhenti mencari pengalaman baru. Tidak ada kata terlambat untuk melakukan self-growth, mengasah skill, dan memperluas wawasan selagi kita masih berada di masa muda,” ungkap Roza.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menginspirasi mahasiswa FTIK UIN Malang untuk lebih berani mengambil peluang pengembangan diri, baik melalui kompetisi, program nasional, maupun kegiatan yang memperluas jejaring dan pengalaman profesional.
Partisipasi Roza dalam Google Student Ambassador 2026 Batch 2 menunjukkan bahwa kesempatan bertumbuh tidak terbatas pada aktivitas akademik di ruang kuliah. Keberanian mencoba, kemauan belajar, dan kemampuan memanfaatkan peluang menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memperluas kontribusi dan mempersiapkan masa depan.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.