Langsung ke konten
Jumat, 2 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Puskopwan Jombang Studi Tiru ke Kopmen SBW Malang, Sri Untari Beberkan Resep Omzet Rp100 Miliar

Sri Untari Bisowarno, M.AP., saat menyambut hangat kedatangan rombongan studi tiru Pusat Koperasi Wanita (Puskopwan) Kabupaten Jombang di Gedung Pertemuan

Ketua Umum Kopmen SBW Jatim, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP. (tengah), menyalami dan menyambut hangat rombongan studi tiru Puskopwan Kabupaten Jombang di Gedung Pertemuan Kopmen SBW, Blimbing, Kota Malang, Kamis (1/10/2026).

Ketua Umum Kopmen SBW Jatim, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP. (tengah), menyalami dan menyambut hangat rombongan studi tiru Puskopwan Kabupaten Jombang di Gedung Pertemuan Kopmen SBW, Blimbing, Kota Malang, Kamis (1/10/2026). (Foto: Istimewa)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Penguatan rasa kepemilikan anggota serta kedisiplinan tata kelola kelembagaan dinilai menjadi fondasi utama demi menjaga kemandirian sebuah koperasi. Penegasan tersebut diutarakan langsung oleh Ketua Umum Koperasi Konsumen (Kopmen) Setia Budi Wanita (SBW) Jawa Timur, Dr. Sri Untari Bisowarno, M.AP., saat menyambut hangat kedatangan rombongan studi tiru Pusat Koperasi Wanita (Puskopwan) Kabupaten Jombang di Gedung Pertemuan Kopmen SBW, Jalan Raden Intan, Blimbing, Kota Malang, Kamis (1/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Sri Untari menekankan bahwa eksistensi serta kemajuan koperasi sangat bergantung pada loyalitas para anggotanya. Ia mengingatkan bahwa posisi anggota sejatinya bukan sekadar pelanggan jasa keuangan maupun pembayar simpanan berkala, melainkan pemilik sah yang memegang andil besar atas masa depan koperasi.

“Koperasi adalah milik bersama anggota. Karena itu, anggota bukan sekadar membayar iuran wajib dan pokok, tetapi harus ikut merasa memiliki dan aktif mengembangkan usahanya. Kemajuan koperasi adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas Sri Untari kepada seluruh peserta yang hadir.

Baca juga: Larang Keras Praktik Pinjam Nama, Ketua Kopmen SBW Jatim, Sri Untari, Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Iklan

Baca juga: Rawat Kedaulatan Organisasi, Sri Untari Tegaskan Anggota Kopmen SBW Malang Pemilik Sah Bukan Sekadar Nasabah

Lebih jauh, tokoh penggerak koperasi wanita ini menjelaskan bahwa nilai kebersamaan tersebut dijalankan secara nyata melalui mekanisme sistem tanggung renteng yang dipadukan dengan pengawasan internal ketat dan berkelanjutan. Berkat formula kedisiplinan inilah Kopmen SBW mampu bertahan kokoh sekaligus mencatatkan kinerja finansial yang impresif.

“Kami menerapkan sistem tanggung renteng dan pengawasan ketat. Berkat komitmen dan kedisiplinan seluruh anggota ini, koperasi kami mampu terus berkembang sehat hingga membukukan omzet mencapai kisaran Rp100 miliar,” ungkap Sri Untari seraya memotivasi peserta.

Di sisi lain, kunjungan studi tiru ini dipimpin langsung oleh Ketua Puskopwan Jombang Umi Farida bersama Sekretaris Sriatin, jajaran pengurus kelompok, serta perwakilan dari Dekopinda dan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata Program Kerja Puskopwan Jombang Tahun 2026 yang sebelumnya telah disahkan melalui RAT dan rapat kelompok.

Menanggapi materi yang didapat, Ketua Puskopwan Jombang, Umi Farida, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi mendalam atas keterbukaan Kopmen SBW dalam mentransfer ilmu manajerialnya. Ia menyatakan bahwa tata kelola kelembagaan, kepemimpinan berbasis pemberdayaan perempuan, hingga konsistensi sistem tanggung renteng milik Kopmen SBW menjadi rujukan berharga yang siap diadopsi guna mengakselerasi kemajuan koperasi wanita di Kabupaten Jombang ke depan.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.