Prodi PAI FTIK UIN Malang gelar kuliah tamu bertajuk “Merdeka Belajar, Merdeka Berpikir: Menjaga Kesehatan Mental dan Identitas Muslim Gen Z di Tengah Gempuran Tren Sosial”
MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Kesehatan mental dan penguatan identitas keislaman menjadi isu penting bagi generasi muda di tengah derasnya pengaruh media sosial dan perubahan tren sosial. Merespons tantangan tersebut, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Merdeka Belajar, Merdeka Berpikir: Menjaga Kesehatan Mental dan Identitas Muslim Gen Z di Tengah Gempuran Tren Sosial”, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini menghadirkan ruang akademik untuk membahas tantangan generasi muda dalam mengenali diri, menjaga keseimbangan psikologis, serta mempertahankan prinsip keislaman di tengah dinamika kehidupan sosial. Perkembangan media sosial, perubahan pola interaksi, dan beragam tren yang berkembang menuntut mahasiswa memiliki kemampuan berpikir kritis dan kecakapan dalam menyaring pengaruh lingkungan.
Baca juga: FTIK UIN Malang Soroti Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi untuk Pendidikan Karakter
Melalui tema tersebut, Prodi PAI FTIK UIN Malang mengangkat pentingnya kebebasan berpikir yang disertai tanggung jawab. Semangat merdeka belajar dan merdeka berpikir tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memperoleh pengetahuan, tetapi juga kecakapan mengambil keputusan, membangun ketahanan diri, serta menjaga keseimbangan antara kehidupan sosial dan nilai spiritual.
Ketua Prodi PAI, Dr. Laily Nur Arifa, M.Pd.I., menyampaikan sambutan dalam pembukaan kegiatan. Selanjutnya, Dekan FTIK UIN Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., dijadwalkan memberikan sambutan sebagai bagian dari dukungan fakultas terhadap kegiatan akademik yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa.
Kuliah tamu ini memiliki relevansi khusus bagi mahasiswa PAI sebagai calon pendidik. Mereka tidak hanya dituntut menguasai pengetahuan keagamaan, tetapi juga perlu memahami dinamika kehidupan generasi muda agar mampu membimbing peserta didik dalam membangun karakter, kematangan berpikir, dan sikap bijaksana menghadapi perubahan sosial.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran video profil Prodi PAI, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars FTIK, dan Hymne PAI, serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Septa Nuria Isnan. Kegiatan juga dilengkapi dengan doa yang dipimpin Fahim Khasani, M.A., penampilan tim nasyid, serta sesi dokumentasi bersama.
Melalui kegiatan ini, Prodi PAI FTIK UIN Malang mendorong penguatan wawasan mahasiswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental sekaligus membangun identitas diri yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Generasi Muslim yang tangguh diharapkan mampu berpikir kritis, terbuka terhadap perubahan, dan tetap memiliki pegangan nilai dalam menentukan pilihan hidup.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.