MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Sebanyak 38 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menerapkan pendekatan pembelajaran humanistik melalui permainan bahasa saat praktik mengajar di MTsN 2 Kota Malang, Rabu (21/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari mata kuliah Kemampuan Dasar Mengajar sekaligus upaya menghadirkan pengalaman belajar Bahasa Arab yang lebih interaktif bagi siswa madrasah.
Dalam praktik tersebut, mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga melibatkan siswa melalui aktivitas permainan bahasa. Pendekatan ini dirancang untuk menempatkan siswa sebagai subjek aktif pembelajaran dengan memperhatikan kebutuhan, potensi, dan karakteristik mereka.
Dosen pengampu, Dr. Ridwan, S.Ag., M.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki dua tujuan. Pertama, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mempraktikkan keterampilan dasar mengajar secara langsung. Kedua, menghadirkan variasi pembelajaran Bahasa Arab agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih menarik.
Baca juga: Guru Besar PBA UIN Malang Perkenalkan Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis AI di Universitas Jambi
Melalui permainan bahasa, siswa didorong untuk berpartisipasi, berinteraksi, dan mencoba menggunakan Bahasa Arab dalam suasana yang lebih santai. Metode ini juga diharapkan dapat membantu membangun kepercayaan diri siswa sekaligus mengurangi kesan bahwa Bahasa Arab merupakan mata pelajaran yang sulit dan membosankan.
Bagi mahasiswa, praktik ini menjadi ruang untuk mengasah kompetensi pedagogis di lingkungan kelas yang sesungguhnya. Keterampilan yang dilatih mencakup membuka dan menutup pelajaran, menjelaskan materi, mengajukan pertanyaan, memberikan penguatan, menggunakan media dan variasi metode, mengelola kelas, hingga mengevaluasi pembelajaran.
Pengalaman berhadapan langsung dengan siswa juga memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenali dinamika kelas, menyesuaikan strategi pembelajaran, serta memahami kebutuhan peserta didik. Kompetensi tersebut menjadi bekal penting dalam mempersiapkan diri sebagai calon guru Bahasa Arab yang profesional dan adaptif.
Sebelum praktik berlangsung, mahasiswa mendapatkan pengarahan dari pihak MTsN 2 Kota Malang. Kepala madrasah, Anita Yusianti, S.Pd., M.Pd., mendorong mahasiswa memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai kesempatan belajar yang aplikatif melalui interaksi langsung dengan siswa. Ia juga berharap sinergi antara FTIK UIN Malang dan madrasah dapat terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Praktik mengajar ini menunjukkan bahwa pembelajaran Bahasa Arab tidak cukup hanya bertumpu pada penguasaan materi. Kemampuan guru membangun hubungan dengan siswa, memilih metode yang sesuai, dan menciptakan lingkungan belajar yang partisipatif turut menentukan kualitas proses pembelajaran. Melalui pengalaman ini, mahasiswa PBA diharapkan semakin siap mengembangkan pembelajaran Bahasa Arab yang humanistik, komunikatif, dan bermakna.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.