TANGERANG SELATAN | JATIMSATUNEWS.COM: Dunia perkuliahan tidak hanya mengajarkan teori di dalam kelas, tetapi juga membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal dan terlibat langsung dalam dunia penelitian. Kesempatan tersebut diperoleh Salma Dzakiyyah dengan NPM 24037010027, mahasiswa Program Studi Fisika Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, melalui kegiatan magang di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Pusat Riset Fotonika, pada 18 Agustus 2026 hingga 11 Januari 2027. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan kerja sekaligus proses penelitian di bidang material. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibimbing oleh Nailul Hasan, Ph.D. selaku dosen pembimbing dari UPN “Veteran” Jawa Timur dan Pardi Sampe Tola, Ph.D. selaku pembimbing lapangan di BRIN.
Selama berada di BRIN, mahasiswa diberikan kesempatan untuk mempelajari berbagai tahapan riset secara langsung. Sebelum memulai kegiatan di laboratorium, mahasiswa mengikuti safety induction yang membahas keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium, tata tertib, penggunaan alat dan bahan kimia, penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur penanganan bahan dan limbah, serta SOP yang harus dipatuhi selama melakukan kegiatan penelitian. Studi literatur dilakukan untuk memahami penelitian terdahulu, konsep, dan metode yang berkaitan dengan topik penelitian. Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi dan diskusi kajian literatur, rencana penelitian, dan progres eksperimen serta arahan mengenai tahapan penelitian selanjutnya.
Dalam kegiatan laboratorium, mahasiswa terlibat dalam persiapan bahan dan pengolahan sampel. Salah satu penelitian yang dilakukan berkaitan dengan pemanfaatan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) sebagai sumber lignin untuk dikembangkan menjadi nano-lignin. Material (bahan) tersebut kemudian dipersiapkan untuk tahap modifikasi dan pengembangan bahan pelapis berbasis PDMS dengan sifat hidrofobik atau kemampuan menolak air. Kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa fisika untuk memahami keterkaitan antara konsep fisika material dan aplikasinya dengan proses penelitian.
Kegiatan magang juga memiliki keterkaitan dengan beberapa Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui pengalaman belajar di lingkungan profesional dan penelitian, SDG 9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui pemanfaatan TKKS sebagai sumber bahan bernilai tambah.

Bagi mahasiswa, pengalaman di BRIN memberikan kesempatan untuk mengenal lingkungan penelitian secara langsung sekaligus mengembangkan kemampuan yang mendukung proses penelitian. Selain menambah pengetahuan, proses tersebut juga melatih ketelitian, tanggung jawab, problem solving, berpikir kritis, serta kemauan untuk terus belajar. Sementara bagi mitra, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan magang dapat menjadi bagian dari upaya mendukung pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia di bidang sains dan teknologi serta membantu kegiatan penelitian.
Menurut Pardi Sampe Tola, Ph.D., selaku pembimbing lapangan, “Harapan kami kegiatan ini dapat memperkenalkan dan mengembangkan budaya riset di Indonesia.”
Melalui kegiatan magang ini, mahasiswa memperoleh bekal untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja dan penelitian. Keterlibatan secara langsung di laboratorium juga memberikan pemahaman mengenai penerapan ilmu yang dipelajari selama perkuliahan, khususnya dalam bidang material dan teknologi.
Atas kesempatan yang diberikan, mahasiswa menyampaikan terima kasih kepada UPN “Veteran” Jawa Timur, BRIN, Pusat Riset Fotonika, pembimbing akademik, pembimbing lapangan, serta seluruh pihak yang telah memberikan arahan dan dukungan selama magang. Bagi mahasiswa, kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pendidikan untuk memahami bagaimana ilmu yang dipelajari di ruang kuliah dapat diterapkan dalam kegiatan riset dan inovasi.
Penulis: Salma Dzakiyyah – Mahasiswa Fisika UPN “Veteran” Jawa Timur


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.