Langsung ke konten
Jumat, 2 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Abia, Mahasiswa Timor Leste di Antara Ratusan OSHIKA Maba Pascasarjana Unisma 2026

Dia adalah Abia do Carmo Vieira, mahasiswa baru Program Magister Manajemen Pascasarjana Unisma asal Timor-Leste. Menariknya, Abia bukan orang baru di

Direktur Pascasarjana Unisma, Prof. Mas'ud Said (tengah), berfoto bersama Abia do Carmo Vieira (depan, tengah-kiri), mahasiswa baru asal Timor-Leste, beserta jajaran dan peserta OSHIKA MABA Pascasarjana Unisma 2026.

Direktur Pascasarjana Unisma, Prof. Mas'ud Said (tengah), berfoto bersama Abia do Carmo Vieira (depan, tengah-kiri), mahasiswa baru asal Timor-Leste, beserta jajaran dan peserta OSHIKA MABA Pascasarjana Unisma 2026.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Di antara ratusan mahasiswa baru yang mengikuti OSHIKA MABA (Orientasi Studi dan Kehidupan Mahasiswa Baru) Program Pascasarjana Universitas Islam Malang (Unisma), terdapat sosok mahasiswa asal Timor-Leste yang kembali menempuh pendidikan di kampus yang telah menjadi bagian dari perjalanan akademiknya.

Dia adalah Abia do Carmo Vieira, mahasiswa baru Program Magister Manajemen Pascasarjana Unisma asal Timor-Leste.
Menariknya, Abia bukan orang baru di lingkungan Unisma. Sebelumnya, ia telah menyelesaikan pendidikan jenjang S1 di Universitas Islam Malang. Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana, Abia memutuskan kembali ke Unisma untuk melanjutkan studi ke jenjang magister.
Keputusan tersebut didorong keinginannya untuk memperdalam ilmu, khususnya di bidang manajemen.

“Saya sebelumnya sudah menyelesaikan S1 di Unisma. Sekarang saya kembali untuk melanjutkan S2 Magister Manajemen karena ingin memperdalam ilmu dan menambah wawasan saya di bidang manajemen,” ujar Abia.

Baca juga: OSHIKA MABA Pascasarjana Unisma Sambut 810 Mahasiswa S2, S3 dan RPL, Prof Mas’ud Beberkan 4 Kunci Sukses

Baca juga: OSHIKA MABA Pascasarjana UNISMA, Dr. Faruq Ubaidillah Ungkap 3 Kunci Publikasi Ilmiah Internasional

Baginya, melanjutkan pendidikan ke jenjang pascasarjana merupakan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.

“Saya berharap selama belajar di Pascasarjana Unisma bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang lebih banyak. Semoga ilmu yang saya dapatkan nantinya bisa bermanfaat untuk diri saya dan juga untuk negara saya, Timor-Leste,” ungkapnya.
Disambut Hangat Prof. Mas’ud Said
Kehadiran Abia mendapat sambutan hangat dari Direktur Pascasarjana Unisma, Prof. Mas’ud Said.

Prof. Mas’ud menyambut Abia dengan ramah dan memberikan dorongan agar mahasiswa asal Timor-Leste tersebut tetap bersemangat dalam menjalani proses pendidikan di Unisma.

Iklan

“Selamat datang kembali di Unisma, Abia. Teruslah bersemangat dalam menuntut ilmu. Manfaatkan kesempatan belajar di Pascasarjana ini dengan sebaik-baiknya dan jangan pernah berhenti untuk mengembangkan diri,” pesan Prof. Mas’ud.
Menurutnya, keberadaan mahasiswa dari berbagai daerah bahkan dari luar negeri menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan akademik yang beragam di Pascasarjana Unisma.

Perbedaan latar belakang mahasiswa dapat menjadi kekuatan untuk saling bertukar pengalaman, wawasan dan perspektif dalam proses pembelajaran.

Prof. Mas’ud juga mengingatkan bahwa keberhasilan mahasiswa pascasarjana tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga kedisiplinan dalam menjalani seluruh proses pendidikan.

“Manajemen waktu harus baik, aktif terlibat dalam proses pembelajaran, memperkuat literasi dan pengayaan materi, serta jangan mengabaikan administrasi akademik dan keuangan. Empat hal ini harus diperhatikan mahasiswa sejak awal,” tuturnya.

Bagian dari 810 Mahasiswa Baru
Abia menjadi bagian dari 810 mahasiswa baru Pascasarjana Unisma yang mengikuti OSHIKA MABA. Mereka terdiri atas mahasiswa program S2, S3 dan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dari berbagai latar belakang keilmuan.

Kehadiran mahasiswa asal Timor-Leste tersebut sekaligus menunjukkan keberagaman mahasiswa Pascasarjana Unisma.
Bagi Abia, kembali ke Unisma untuk menempuh pendidikan magister juga menjadi kelanjutan dari perjalanan akademiknya.
Dari S1 hingga kini memasuki jenjang S2, ia memilih tetap berada di lingkungan akademik Unisma untuk memperdalam pengetahuan dan mengembangkan kemampuan di bidang manajemen.

“Saya senang bisa kembali belajar di Unisma. Saya berharap bisa mengikuti proses perkuliahan dengan baik, mendapatkan pengalaman baru, dan terus berkembang selama menjadi mahasiswa Pascasarjana,” kata Abia.

Sementara itu, Prof. Mas’ud berharap semangat Abia dan mahasiswa baru lainnya dapat terus terjaga hingga menyelesaikan pendidikan.

“Jangan hanya berpikir bagaimana mendapatkan ijazah. Jadikan perjalanan di Pascasarjana sebagai proses untuk membangun ilmu, pengalaman, jejaring dan kontribusi. Terus belajar dan tetap semangat sampai selesai,” pesan Prof. Mas’ud.

Kisah Abia menjadi salah satu cerita menarik dalam OSHIKA MABA Pascasarjana Unisma. Dari Timor-Leste, ia kembali ke Malang untuk melanjutkan perjalanan akademiknya—membawa semangat memperdalam ilmu sekaligus harapan agar pendidikan yang ditempuh dapat memberikan manfaat lebih luas bagi dirinya dan masyarakat. (Ans)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.