MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar International Youth Research Poster Competition (IYRC) 2026, Rabu (9/9/2026). Kompetisi poster riset tingkat internasional tersebut menjadi ruang bagi generasi muda dari berbagai jenjang pendidikan untuk mempresentasikan gagasan dan hasil penelitian melalui media poster ilmiah.
Mengusung tema “Science, Technology & Faith: Gen-Z Building a Sustainable Future Ecosystem”, IYRC 2026 diikuti peserta dari perguruan tinggi, sekolah menengah atas/sederajat, hingga peserta dari negara tetangga. Kompetisi tersebut mempertemukan peserta dengan latar belakang pendidikan yang beragam dalam satu forum untuk mengomunikasikan gagasan riset di bidang sains, teknologi, dan isu-isu yang berkaitan dengan keberlanjutan.
Setelah melalui tahapan seleksi, sebanyak 17 finalis melaju ke babak final. Para finalis mempresentasikan hasil maupun gagasan riset mereka melalui poster di hadapan dewan juri.
Beragam topik penelitian yang dipresentasikan menunjukkan perhatian peserta terhadap persoalan ilmu pengetahuan, teknologi, masyarakat, dan lingkungan. Format kompetisi poster juga menuntut peserta tidak hanya memiliki gagasan penelitian, tetapi mampu menyajikannya secara ringkas, komunikatif, dan mudah dipahami.
Tema yang diangkat dalam IYRC 2026 menempatkan sains, teknologi, dan nilai keimanan sebagai tiga aspek yang dipertemukan dalam pembahasan mengenai masa depan berkelanjutan. Kompetisi ini sekaligus menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan menyusun gagasan, mengomunikasikan hasil penelitian, serta menawarkan perspektif terhadap berbagai tantangan masa depan.
Selain kompetisi, pertemuan peserta dari berbagai institusi dan latar belakang pendidikan membuka ruang pertukaran gagasan dan memperluas jejaring akademik generasi muda.
Pada kesempatan tersebut, panitia juga mengumumkan para pemenang yang terbagi dalam dua kategori, yakni jenjang SMA/MAN/sederajat dan jenjang perguruan tinggi.
Pada kategori SMA/MAN/sederajat, Juara 1 diraih MAN 3 Blitar melalui karya “Eco Optima – Optimalisasi Lama Fermentasi Eco Enzim Limbah Buah Lokal”. Juara 2 diraih SMAIT Al Uswah dengan karya “Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang – Kotoran Kelinci”, sedangkan Juara 3 diraih SMAN 1 Jombang melalui karya “Raducing CaC2O4 in Kimpul”.
Juara Harapan 1 kategori tersebut diraih SMAIT Al Uswah melalui karya “Pengembangan AI Berbasis Chatbot untuk Literasi Keuangan”.
Sementara itu, kategori perguruan tinggi menempatkan Tiko Setiawan dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai Juara 1. Juara 2 diraih Jihan Juhanira dari UIN Sunan Gunung Djati, sedangkan Juara 3 diraih Fahrur Rozi dari UIN SUSKA.
Dua mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang juga meraih posisi juara harapan. Firdiana Nafira meraih Juara Harapan 1 dan Siti Juliana Daulain meraih Juara Harapan 2.
Hasil tersebut menunjukkan keterlibatan mahasiswa UIN Malang tidak hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai bagian dari peraih penghargaan dalam kompetisi riset yang mempertemukan generasi muda lintas institusi.
Melalui IYRC 2026, DEMA FITK UIN Malang menghadirkan ruang kompetisi yang menggabungkan kemampuan riset dengan keterampilan komunikasi ilmiah. Peserta dituntut mengemas gagasan penelitian dalam bentuk visual sekaligus mempertanggungjawabkannya di hadapan dewan juri.
Penyelenggaraan kompetisi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun budaya riset di kalangan generasi muda. Gagasan yang dipresentasikan melalui IYRC diharapkan dapat berkembang lebih jauh sebagai pengetahuan, inovasi, maupun alternatif solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat dan lingkungan.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.