MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Bahasa Inggris (TBI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengajak mahasiswa menerjemahkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui tindakan nyata. Pesan tersebut menjadi fokus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertema “From Love to Action: Meneladani Rasulullah untuk Generasi Penuh Inspirasi” di Masjid At-Tarbiyah UIN Malang, Minggu (6/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti mahasiswa UIN Malang dan dikemas dengan rangkaian kegiatan keagamaan sekaligus ruang interaksi bagi peserta. Selain memperingati Maulid Nabi, kegiatan diarahkan untuk mengajak generasi muda memahami keteladanan Rasulullah SAW dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian acara dimulai dengan check-in peserta dan panitia, kemudian dibuka pada pukul 08.00 WIB. Lantunan hadrah dan qiro’atul Qur’an mengawali kegiatan sebelum dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pelaksana, Ketua HMPS TBI, serta Kepala Program Studi TBI.
Pesan utama kegiatan kemudian diperdalam melalui tausiyah yang disampaikan Ust. M. Shoniful Hadi. Peserta diajak mengenal keteladanan Rasulullah SAW sekaligus mengaitkannya dengan kehidupan generasi muda.
Sesi tausiyah dilengkapi dengan tanya jawab sehingga peserta dapat menyampaikan pertanyaan secara langsung kepada pemateri. Format tersebut membuat kegiatan tidak hanya berlangsung satu arah, tetapi memberi ruang kepada mahasiswa untuk mendiskusikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam konteks kehidupan mereka.
Tema From Love to Action menjadi penekanan bahwa kecintaan kepada Rasulullah tidak cukup diwujudkan melalui peringatan dan lantunan shalawat, tetapi perlu tercermin dalam sikap dan perilaku. Nilai akhlak, kepedulian terhadap sesama, kebersamaan, serta kemauan menghadirkan manfaat menjadi bagian dari keteladanan yang dapat diterapkan mahasiswa.
Bagi HMPS TBI, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempertemukan aspek spiritualitas dengan penguatan karakter mahasiswa. Peringatan Maulid tidak ditempatkan semata sebagai agenda seremonial, tetapi sebagai kesempatan untuk merefleksikan kembali bagaimana nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pemberian penghargaan, penutupan, dan dokumentasi bersama. Meski demikian, pesan yang dibawa kegiatan diarahkan untuk berlanjut di luar forum, yakni melalui tindakan nyata mahasiswa dalam lingkungan kampus maupun masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi HMPS TBI FTIK UIN Malang tersebut menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan mahasiswa dapat menjadi ruang pembelajaran yang menghubungkan spiritualitas, keteladanan, dan pengembangan karakter. Kecintaan kepada Rasulullah tidak berhenti pada rasa kagum, tetapi diupayakan hadir dalam perilaku dan kontribusi nyata generasi muda.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.