MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Memasuki paruh periode kepengurusan Kabinet Dasasena, Himpunan Mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (HMPS MPI) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar Dwiwulan Space sebagai forum evaluasi dan penataan kembali arah organisasi.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu (31/8/2026) di Gedung B Lantai 2 dan diikuti 68 pengurus HMPS MPI. Forum yang dimulai pukul 19.00 WIB itu menjadi ruang bagi pengurus untuk mengevaluasi pelaksanaan kepengurusan selama setengah periode sekaligus merumuskan langkah perbaikan untuk periode berikutnya.
Agenda diawali dengan pemaparan kondisi keuangan kas himpunan selama setengah periode. Pemaparan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun transparansi dalam pengelolaan organisasi sekaligus memberikan gambaran kepada pengurus mengenai kondisi keuangan HMPS MPI.
Selanjutnya, pengurus mengikuti sesi evaluasi yang melibatkan Badan Pengurus Harian (BPH), Badan Semi Otonom (BSO), dan seluruh divisi. Masing-masing unsur kepengurusan memperoleh kesempatan menyampaikan pandangan, kritik, serta catatan terkait pelaksanaan program dan dinamika kerja selama paruh pertama kepengurusan.
Evaluasi juga dilakukan pada tingkat individu. Setiap divisi diberikan ruang untuk menyampaikan nama pengurus yang dinilai membutuhkan evaluasi beserta catatan yang relevan. Masukan tersebut kemudian dihimpun untuk menjadi bahan pembahasan bersama antara BPH, ketua BSO, dan ketua divisi.
Mekanisme tersebut diarahkan untuk menghasilkan evaluasi yang lebih terukur dan konstruktif. Catatan yang muncul tidak hanya digunakan untuk mengidentifikasi kendala, tetapi juga menjadi dasar bagi pengurus dalam memperbaiki pola kerja dan koordinasi pada paruh kedua kepengurusan.
Selain evaluasi, Dwiwulan Space membahas kembali Grand Design, visi, dan misi HMPS MPI Kabinet Dasasena. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program dan aktivitas organisasi tetap berjalan sesuai arah yang telah ditetapkan sejak awal kepengurusan.
Melalui sesi tersebut, pengurus kembali diingatkan bahwa organisasi tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan program kerja. Aktivitas organisasi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, koordinasi, tanggung jawab, dan pengambilan keputusan.
Hasil evaluasi selanjutnya diharapkan dapat diterjemahkan ke dalam perbaikan kerja pada paruh kedua kepengurusan. Program yang telah berjalan dengan baik dapat dipertahankan, sedangkan sejumlah kendala yang ditemukan menjadi bahan perbaikan bagi setiap unsur kepengurusan.
Dengan berakhirnya Dwiwulan Space, HMPS MPI Kabinet Dasasena memasuki paruh kedua kepengurusan dengan sejumlah catatan evaluasi sebagai dasar untuk memperbaiki koordinasi, memperkuat transparansi, dan menjaga pelaksanaan program tetap sejalan dengan visi dan misi organisasi.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.