Langsung ke konten
Kamis, 13 Agustus 2026
Headline Ketua Perbasi Sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini Persiapkan Atlet Hadapi Popda 2026, Target Juara
Daerah

TMMD ke-129 Ponorogo Ditutup dengan Bazar UMKM dan Pengobatan Gratis

Bazar UMKM dan layanan kesehatan gratis menutup program TMMD 129 Ponorogo di Jambon.

TMMD ke-129 Ponorogo berakhir dengan bazar UMKM dan pengobatan gratis, Kamis (13/8)./dok.DNY

TMMD ke-129 Ponorogo berakhir dengan bazar UMKM dan pengobatan gratis, Kamis (13/8)./dok.DNY

PONOROGO | JATIMSATUNEWS.COM: Upacara Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0802/Ponorogo di Lapangan Kecamatan Jambon terlaksana pada Kamis (13/8/2026).

Agenda ini menjadi penanda berakhirnya program terpadu antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat Desa Bulu Lor, Kecamatan Jambon.

Selain itu juga menghadirkan berbagai kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

Berbagai produk unggulan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Desa Bulu Lor tersaji dalam bazar yang merupakan hasil koordinasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bulu Lor.

Beragam produk makanan lokal, mulai dari kerupuk lempeng, aneka kue tradisional hingga minuman jamu seperti beras kencur tampil di hadapan pengunjung yang memadati bazar.

Baca Juga: Korsik Pemkab Ponorogo Iringi Upacara Penutupan TMMD 129

Anggota Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Ranting 21 Koramil Jambon juga membuka stan yang menampilkan berbagai produk hasil usaha anggotanya.

Pada saat yang sama, Satgas TMMD ke-129 turut menyediakan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi masyarakat yang hadir.

Bazar TMMD 129 Jadi Wadah Berburu Kuliner Khas dan Cek Kesehatan Gratis

Salah satu pengunjung bazar, Sari Windrawati (21), mengaku memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli produk makanan hasil usaha warga Desa Bulu Lor.

Menurutnya, keberadaan bazar UMKM dalam kegiatan penutupan TMMD memberikan ruang promosi yang baik bagi pelaku usaha lokal sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan produk khas desa.

“Mumpung hari ini ada bazar produk UMKM saya membeli cemilan produk masyarakat Desa Bulu Lor. Ini rasanya enak dan harganya sangat terjangkau,” kata Sari.

“Lumayan untuk oleh-oleh pulang ke rumah nanti,” sambung perempuan PNS Dinas Perpustakaan dan Arsip Pemerintah Kabupaten Ponorogo.

Sementara itu, Sumarmi (61), warga Dukuh Bureng, Desa Jambon, Kecamatan Jambon, memilih memanfaatkan layanan kesehatan gratis dari Satgas TMMD.

Ia datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya yang selama ini terganggu akibat kadar kolesterol yang tinggi.

“Mumpung hari ini ada pemeriksaan dan pengobatan gratis, saya datang di Lapangan Jambon,” ujar Sumarmi.

“Selama ini saya mengalami sakit karena kolesterol tinggi, ini sudah diperiksa dan menunggu obat masih disiapkan oleh tenaga kesehatannya,” bebernya.

“Saya sangat terbantu adanya pengobatan gratis ini, selain tidak membayar, pelayanannya juga nyaman,” imbuhnya.

TMMD 129 Satukan Interaksi TNI, Pemda, dan Masyarakat Jambon

Berdasarkan pantauan di lapangan, stan bazar UMKM mendapat perhatian cukup besar dari masyarakat dan tamu undangan yang hadir pada kegiatan penutupan TMMD.

Produk-produk makanan khas desa tersusun rapi di setiap stan dan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Banyak warga terlihat membeli makanan ringan dan produk olahan lokal untuk konsumsi langsung di tempat maupun sebagai oleh-oleh.

Di lokasi yang berbeda namun masih dalam area kegiatan, pelayanan kesehatan gratis juga penuh oleh kehadiran warga sekitar.

Tenaga kesehatan dari Satgas TMMD melakukan pemeriksaan tekanan darah, konsultasi kesehatan, hingga pemberian obat sesuai hasil pemeriksaan.

Sejumlah warga lanjut usia tampak memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan yang selama ini mereka alami.

Kehadiran bazar UMKM dan pengobatan gratis menjadi pelengkap rangkaian kegiatan Upacara Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo.

Selain menyaksikan prosesi upacara, masyarakat memperoleh manfaat ekonomi melalui promosi produk lokal serta manfaat kesehatan melalui layanan medis yang tersedia secara cuma-cuma.

Suasana kegiatan pun berlangsung meriah sepanjang hari.

Setelah mengikuti upacara penutupan, masyarakat memanfaatkan kesempatan untuk berbelanja di bazar UMKM, melakukan pemeriksaan kesehatan, hingga menikmati pertunjukan kesenian Reog sebagai hiburan rakyat.

Partisipasi masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD tidak hanya berdampak pada pembangunan fisik dan nonfisik di wilayah sasaran.

Kehadiran program Kodim Ponorogo ini juga mampu menghadirkan ruang interaksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi warga.

Melalui bazar UMKM dan pelayanan kesehatan gratis, momentum Penutupan TMMD ke-129 Kodim 0802/Ponorogo menjadi lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Termasuk dapat memperkuat kebutuhan masyarakat serta semakin memperkuat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan warga Kecamatan Jambon.

Sebelumnya, program TMMD 129 berlangsung dengan pembangunan sasaran fisik di Desa Bulu Lor serta aneka penyuluhan kepada masyarakat setempat sebagai sasaran nonfisik.

Pada sasaran fisik, di antaranya pembangunan jembatan, talud, pemasangan paving jalan, hingga pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH).

Lalu, sasaran nonfisik di antaranya tentang sosialisasi antinarkoba, pelayanan kesehatan gratis, pengenalan jenis pupuk yang bisa diproduksi mandiri oleh masyarakat, hingga penyuluhan tentang lingkungan hidup.(DNY)