Langsung ke konten
Jumat, 11 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Bojonegoro

Sedekah Bumi Desa Ngradin: Wujud Syukur Warga kepada Alam, Ditutup Pentas Ketoprak dan Tari Tradisional

Padangan, Bojonegoro – Desa Ngradin, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur



BOJONEGORO | JATIMSATUNEWS.COM : Warga Desa Ngradin, Kecamatan
Padangan, Kabupaten Bojonegoro, menggelar tradisi
Sedekah Bumi pada Jumat pagi tanggal 24 Juli 2026. Acara tahunan ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat
kepada alam atas rezeki dan hasil bumi yang telah diberikan sepanjang tahun.
Rangkaian acara berlangsung dari pagi hingga malam hari, diawali dengan
pembagian makanan antar-dusun dan doa bersama,
lalu ditutup dengan pentas seni ketoprak
dan tari-tarian tradisional yang diiringi gamelan.

Sejak pagi, warga dari masing-masing dusun di Desa Ngradin sudah bersiap membawa makanan dari rumah masing-masing
untuk dibawa ke lokasi acara. Uniknya, makanan yang dibawa oleh warga satu
dusun kemudian dibagikan kepada warga dari dusun lain, sehingga tercipta
semangat berbagi dan kebersamaan antarwilayah di desa tersebut.

Kepala Dusun (Kasun) setempat
menjelaskan bahwa tradisi
saling bertukar makanan
ini menjadi inti dari kebersamaan warga saat Sedekah Bumi berlangsung.

“Jadi setiap dusun itu bawa
makanan dari rumah masing-masing, nanti dibagi ke dusun yang lain. Bukan dimakan sendiri,
tapi saling tukar. Itu yang bikin acara ini terasa guyub,” ujar Bapak Suwandi, Kasun setempat.

Sebelum
makanan yang telah dikumpulkan dibagikan dan dinikmati bersama, warga terlebih
dahulu melaksanakan doa bersama. Doa ini dipanjatkan sebagai bentuk terima
kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil bumi yang telah diterima, sekaligus
permohonan agar rezeki warga desa senantiasa dilancarkan pada masa mendatang.

Kepala
Desa Ngradin beserta Ibu Camat turut hadir dan memberikan sambutan dalam
rangkaian doa bersama tersebut. Ia mengajak seluruh warga untuk terus
melestarikan tradisi Sedekah Bumi sebagai warisan budaya sekaligus momentum
mempererat persaudaraan antarwarga.

“Sedekah Bumi ini intinya rasa
syukur kita kepada bumi, kepada alam yang sudah kasih hasil panen dan rezeki
buat warga desa. Kita doa bersama, minta supaya ke depannya rezeki warga tambah lancar,” ujar Bapak Ngatemin,
Kepala Desa Ngradin.

Usai doa bersama, makanan yang telah dibagikan dibawa pulang oleh masing-masing warga untuk dinikmati bersama keluarga di rumah.
Rangkaian
acara Sedekah Bumi tidak berhenti di sesi pagi. Namun berlangsung dari sore
hingga malam hari, warga kembali berkumpul untuk menyaksikan pentas seni
ketoprak yang diiringi alunan gamelan. Selain
ketoprak, sejumlah penampilan tari tradisional turut memeriahkan acara
dan menjadi hiburan yang
dinantikan warga, khususnya generasi muda desa.
Salah seorang
warga yang turut
menyaksikan rangkaian acara
mengaku senang karena
tradisi ini masih terus dilestarikan setiap tahun.

“Seneng banget, soalnya acara kayak gini nggak cuma buat seru-seruan aja, tapi juga ngajarin kita buat selalu bersyukur sama alam. Apalagi
sorenya ada ketoprak
sama tari-tarian, jadi rame,” ujar salah satu warga Desa Ngradin.

Pentas seni yang digelar
pada sore hingga malam hari ini sekaligus
menjadi penutup dari keseluruhan
rangkaian tradisi Sedekah Bumi di Desa Ngradin tahun ini.


Penulis :Mahasiswa KKN Kelompok 53 Desa Ngradin Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.