MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Dalam rangka memberikan pembinaan kepada peserta didik, khususnya siswa kelas VII yang baru memasuki jenjang pendidikan SMP/MTs, MTs Almaarif 01 Singosari menggelar apel bersama jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Singosari pada Rabu (5/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman madrasah dan diikuti oleh seluruh siswa serta guru dan tenaga kependidikan MTs Almaarif 01 Singosari.
Dalam apel tersebut, Panit Lantas Polsek Singosari, Ipda Anik Purwanti, memberikan pembinaan kepada para siswa mengenai pentingnya menjaga ketertiban, menghormati sesama teman, serta membangun lingkungan madrasah yang aman dan nyaman.
Dalam arahannya, Ipda Anik mengingatkan para siswa agar tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti atau merugikan teman, termasuk bercanda secara berlebihan. Menurutnya, candaan yang dianggap biasa oleh seseorang belum tentu dapat diterima dengan baik oleh orang lain. Oleh karena itu, siswa perlu memahami batasan dalam berinteraksi dan selalu menjaga perasaan serta kehormatan teman.
“Jangan sampai bercanda berlebihan kepada teman. Kita harus saling menghormati dan menjaga agar tidak terjadi bullying di lingkungan madrasah,” pesan Ipda Anik kepada para siswa.
Ia juga menegaskan bahwa tindakan perundungan atau bullying bukan sekadar persoalan kedisiplinan di sekolah, tetapi memiliki konsekuensi hukum. Karena itu, para siswa diminta untuk membangun budaya pertemanan yang positif, saling menghargai, membantu, dan menghindari segala bentuk kekerasan, baik secara fisik maupun verbal.
Selain memberikan pembinaan terkait bullying, pihak kepolisian juga mengingatkan siswa mengenai penggunaan gawai (gadget) secara bijak. Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, siswa diharapkan mampu mengatur waktu dan tidak menjadikan gawai sebagai aktivitas utama dalam kesehariannya.
Ipda Anik mengajak para siswa untuk menggunakan teknologi secara positif dan tetap menyediakan waktu yang cukup untuk kegiatan lain yang dapat mengembangkan potensi diri. Menurutnya, waktu yang terlalu banyak dihabiskan dengan gawai dapat mengurangi kesempatan anak untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya.
Para siswa didorong untuk memperbanyak kegiatan positif, seperti berolahraga, membaca, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler, mengembangkan seni dan kreativitas, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di madrasah.
Pembinaan tersebut menjadi semakin penting bagi siswa kelas VII yang sedang berada pada masa transisi dari jenjang sekolah dasar/MI menuju SMP/MTs. Pada fase ini, siswa perlu mendapatkan pendampingan agar mampu beradaptasi dengan lingkungan baru, membangun pertemanan yang sehat, memahami aturan madrasah, serta bertanggung jawab terhadap perilakunya.
Kegiatan apel bersama Polsek Singosari ini menjadi bagian dari upaya MTs Almaarif 01 Singosari dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, tertib, ramah anak, dan bebas dari bullying. Sinergi antara madrasah dan kepolisian diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada siswa bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya tanggung jawab guru maupun aparat, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga madrasah.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga sikap dalam pergaulan, menggunakan teknologi secara bijak, serta mengisi masa sekolah dengan berbagai aktivitas positif yang dapat mengembangkan karakter, minat, bakat, dan potensi mereka.
Apel pembinaan ini sekaligus memperkuat komitmen MTs Almaarif 01 Singosari untuk terus menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuh kembang peserta didik secara aman, sehat, berkarakter, dan bertanggung jawab.



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.