Langsung ke konten
Kamis, 17 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Sinergi TNI-Polri Masuk Sekolah: Koramil Kedungkandang Tanamkan Karakter Anti-Bullying dan Wasbang di SDN 01 Kotalama

Koramil 0833/02 Kedungkandang berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas  memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan edukasi Anti-Bullying (Perundungan) di SDN 01 Kotalama.

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Upaya mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter tangguh dan menjunjung tinggi toleransi terus digencarkan. Jajaran personel Koramil 0833/02 Kedungkandang berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas turun langsung memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dan edukasi Anti-Bullying (Perundungan) di SDN 01 Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Rabu (22/07).

Kehadiran anggota Koramil Kedungkandang, yakni Pelda Sophia dan Koptu Eko, beserta Bhabinkamtibmas Brigadir Risky, disambut dengan penuh antusiasme. Kepala Sekolah, jajaran dewan guru, beserta ratusan siswa-siswi tampak memadati ruang kelas untuk mengikuti rangkaian kegiatan edukatif tersebut.

Langkah proaktif ini diambil sebagai respons atas pentingnya membina karakter anak-anak sejak dini, terutama di tengah maraknya fenomena perundungan di lingkungan institusi pendidikan.

Iklan

Dalam paparannya, Pelda Sophia menitikberatkan pada pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari. Ia juga memberikan peringatan keras namun mengedukasi terkait bahaya *bullying*.

“Anak-anak adalah calon pimpinan masa depan. Kami hadir untuk menanamkan jiwa nasionalisme sekaligus mengingatkan pentingnya saling menghargai sesama teman. Tidak boleh ada *bullying*, baik itu secara fisik, verbal, maupun di media sosial. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar,” tegas Pelda Sophia di hadapan para siswa.

Untuk menyesuaikan dengan rentang usia peserta, kegiatan ini tidak dilakukan dengan kaku. Aparat kewilayahan ini mengemas materi secara interaktif dan menyenangkan melalui kombinasi ceramah singkat, sesi tanya jawab yang memancing keberanian siswa, serta permainan edukatif. Metode ini terbukti ampuh mengajak siswa memahami dampak buruk perundungan secara lebih nyata.

Melalui agenda rutin yang menyasar kalangan pelajar ini, Kodim 0833/Kota Malang melalui Koramil 0833/02 Kedungkandang menegaskan komitmennya. Bersama Polri dan tenaga pendidik, TNI siap mendukung penuh terciptanya lingkungan pendidikan di Kota Malang yang kondusif, berkarakter kebangsaan, dan bebas dari tindakan kekerasan.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.