Langsung ke konten
Kamis, 13 Agustus 2026
Headline Ketua Perbasi Sekaligus Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Muhammad Zaini Persiapkan Atlet Hadapi Popda 2026, Target Juara
Artikel

Tantangan dan Harapan Sistem Komunikasi Indonesia di Era Globalisasi Membangun Komunikasi yang Adaptif, Kritis, dan Berbasis Nilai Lokal di Tengah Arus Informasi Global

Masyarakat memanfaatkan ruang publik sebagai medium untuk menyampaikan pesan di tengah derasnya arus informasi digital. Di saat informasi global mudah diakses melalui media sosial, aksi langsung seperti ini tetap menjadi cara efektif untuk menarik perhatian dan membangun kesadaran kolektif. sumber foto: https://static.republika.co.id/

 

ARTIKEL | JATIMSATUNEWS.COM: 

Pendahuluan

Perkembangan globalisasi telah membawa perubahan cukup
besar terhadap sistem komunikasi di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kemajuan teknologi digital membuat arus informasi bergerak dengan sangat cepat
tanpa adanya batas ruang dan waktu. Masyarakat kini dapat mendapatkan berita,
berinteraksi, dan menyampaikan pendapat hanya melalui perangkat elektronik yang
terhubung dengan internet. Situasi ini mengubah pola pikir dalam berkomunikasi,
baik pada tingkat individu, kelompok, maupun lembaga.

            Indonesia sebagai negara
dengan jumlah pengguna internet yang tinggi menghadapi pergerakan komunikasi
yang semakin kompleks. Media sosial, platform digital, dan teknologi komunikasi
modern memberikan banyak peluang untuk memperluas mendapatkan informasi. Namun,
perkembangan tersebut juga memberikan tantangan yang tidak sederhana. Oleh
karena itu, sistem komunikasi Indonesia perlu menyesuaikan dengan perubahan
global agar tetap relevan, efektif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Perubahan Sistem Komunikasi di Era Globalisasi

            Globalisasi membuat
komunikasi tidak terbatas pada wilayah tertentu. Informasi bisa tersebar secara
cepat melalui internet dan media digital. Hal ini memengaruhi cara masyarakat
Indonesia menerima, mengolah, dan menyebarkan pesan.

            Sebelumnya,  masyarakat lebih bergantung pada media cetak,
radio, dan televisi sebagai sumber informasi. Kini, media sosial menjadi salah
satu saluran komunikasi yang paling dominan. Kehadiran platform digital membuat
siapa pun menjadi penyampai informasi. Kondisi ini menciptakan ruang komunikasi
yang lebih terbuka.

            Perubahan tersebut juga
memberikan pengaruh kepada cara pemerintah, media massa, dan lembaga pendidikan
dalam berkomunikasi ke masyarakat. Komunikasi tidak lagi bersifat satu arah,
melainkan dua arah. Masyarakat dapat memberikan respons secara langsung
terhadap kebijakan, berita, atau isu-isu tertentu.

Tantangan Sistem Komunikasi Indonesia

            Salah satu tantangan
terbesar dalam sistem komunikasi Indonesia adalah penyebaran informasi yang
tidak akurat. Di era digital, berita palsu atau hoaks mudah tersebar melalui
media sosial. Informasi yang belum tentu benar dapat diterima dan dibagikan
kembali tanpa adanya proses verifikasi. Hal ini dapat menimbulkan masalah
kesalahpahaman, konflik sosial, bahkan perpecahan di masyarakat.

            Selain itu, rendahnya
literasi terhadap dunia digital menjadi masalah yang perlu diperhatikan. Tidak
semua masyarakat mempunyai kemampuan untuk membedakan informasi yang valid dan
menyesatkan. Banyak pengguna internet yang menerima informasi secara mentah
tanpa memeriksa sumbernya. Kondisi ini menunjukkan bahwa perkembangan teknologi
wajib diimbangi dengan pendidikan komunikasi yang baik.

            Tantangan lainnya yang
muncul adalah kesenjangan akses komunikasi di berbagai wilayah di Indonesia.
Meskipun teknologi internet berkembang pesat, masih ada daerah yang mengalami
keterbatasan jaringan. Perbedaan akses tersebut menyebabkan ketimpangan
informasi antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

            Di sisi lain, globalisasi
juga membawa pengaruh budaya asing yang masuk melalui media komunikasi. Tidak
semua budaya asing sesuai dengan nilai-nilai sosial masyarakat di Indonesia.
Jika tidak bijak, pengaruh tersebut dapat mengurangi identitas budaya lokal.