Langsung ke konten
Sabtu, 15 Agustus 2026
Headline KAI Daop 7 Madiun Tambah Kapasitas Rangkaian, Akomodir Lonjakan Penumpang Libur Panjang HUT ke-81 RI
Daerah

Dewan Muhammad Zaini Tanggapi Temuan Ratusan Lembaga Sekolah Rusak

Dewan Muhammad Zaini memandangi sekolah rusak

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Dewan Muhammad Zaini Tanggapi Temuan Ratusan Lembaga Sekolah Rusak

Diberitakannya temuan ada lebih dari 100 lembaga pendidikan di Kabupaten Pasuruan yang rusak membuat anggota DPRD Kabupaten Pasuruan komisi 4 Muhammad Zaini Prihatin. 

 Dia menyatakan bahwa banyaknya sekolah rusak di Kabupaten Pasuruan tersebu menjadi perhatian khusus dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD).

Para wakil rakyat yang ada di gedung DPRD Raci Bangil berharap, Pemkab Pasuruan harus merespon cepat. 

Perbaikan dan pembangunan sekolah rusak harus menjadi prioritas.

Dewan menilai, sekolah-sekolah rusak tersebut tak hanya memprihatinkan. Jika tak segera dibenahi, ini bisa mengancam siswa-siswi.

“Apalagi sudah ada insiden yang terjadi di Kejayan. Jangan ada korban lagi, apalagi sampai ada korban jiwa,”ungkap Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, M. Zaini. 
Ia mengaku, prihatin dengan insiden jebolnya atap TK PKK Inayatus Shobiyin di Dusun Taman, Desa Sumber Banteng, Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Begitu juga dengan sekolah lainnya. Karena kejadian tersebut mengancam keselamatan siswa. 
 “Di Kejayan, kerusakan sampai menimpa siswa dan membuat luka,” cetus Dewan Zaini.
 Zaini tak menginginkan kejadian serupa terulang. Karena itu Pemkab Pasuruan dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan, harus melakukan langkah. Segera benahi sekolah-sekolah yang rusak. 
Khususnya untuk sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan parah.
 “Jangan sampai ada kejadian serupa terulang. Sangat miris dan memprihatinkan. Harusnya, dinas terkait segera bergerak,” ujarnya. 
 Menurut Zaini, banyak sekolah yang mengalami kerusakan. Contohnya gedung perpustakaan SDN 1 Watukosek, Kecamatan Gempol. Sejauh ini belum tersentuh pembenahan. 
 Dari kejadian tersebut pihaknya mengaku akan terus mendorong pemerintah lewat Dinas Pendidikan untuk segera menganggarkan perbaikan pada sekolah rusak tersebut. (ans)