BOJONEGORO | JATIMSATUNEWS.COM: Ratusan siswa SD Katolik Santo Paulus Bojonegoro memadati Wisata Edukasi Mbedidhink Outbound dengan penuh keceriaan pada Rabu (30/9/2026). Mereka mengikuti agenda outing class yang dirancang khusus untuk mengasah kemandirian, kekompakan, dan keberanian sejak usia dini melalui berbagai wahana edukatif.
Sejak pagi hari, antusiasme peserta sudah terpancar saat mereka berkumpul untuk mengikuti senam pemanasan yang dilanjutkan dengan sesi ice breaking serta aneka fun game berkelompok. Salah seorang siswa mengaku sangat senang bisa bermain bersama teman-temannya di alam terbuka sembari menyelesaikan tantangan yang diberikan pemandu. Sorak-sorai dan tawa riang bersahutan ketika anak-anak saling memberikan dukungan agar kelompoknya mampu menyelesaikan instruksi permainan dengan baik.
Adrenalin para peserta kian terpacu saat memasuki sesi uji nyali di wahana High Rope dan Flying Fox. Kendati sejumlah siswa sempat memperlihatkan raut wajah ragu dan cemas sebelum meluncur, dorongan semangat dari instruktur membuat mereka akhirnya memberanikan diri melangkah. Tim pemandu lapangan menjelaskan bahwa setiap wahana dilengkapi standar keamanan ketat sehingga anak-anak dapat melatih rasa percaya diri tanpa rasa waswas.
Baca juga: Angkat Potensi Lokal, Bojonegoro Siap Gelar Pesona Daun Emas 2026 Akhir September Mendatang

Guru pendamping SD Katolik Santo Paulus Bojonegoro, Iswanto, menuturkan bahwa pembelajaran di luar kelas ini sengaja dipilih guna membentuk ketahanan mental para murid. Menurutnya, pengalaman menaklukkan rintangan fisik secara nyata akan menjadi modal kepribadian yang penting saat mereka beranjak dewasa.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi anak-anak. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa menumbuhkan kesiapan mental mereka untuk menghadapi masa depan. Karena tantangan ke depan tentu semakin tinggi dan semakin berat, sehingga apa yang mereka dapatkan di sini bisa menjadi bekal bagi anak-anak nantinya,” tutur Iswanto di sela-sela kegiatan.
Selain itu, Iswanto turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada tim pemandu Mbedidhink Outbound atas dedikasi dan kesabarannya mengarahkan para murid selama acara berlangsung. “Kami sangat mengapresiasi para instruktur yang dengan penuh kesabaran membimbing anak-anak, sehingga mereka yang semula takut akhirnya punya keberanian untuk mencoba,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap nilai-nilai positif seperti pantang menyerah, empati, dan gotong royong dapat tertanam kuat dalam diri peserta didik lewat suasana belajar yang menyenangkan dan berkesan. (Ans)


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.