Langsung ke konten
Sabtu, 19 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

DWP UIN Maliki Malang Dalami Adab Bertetangga Bersama Guru Besar Perempuan

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Dharma Wanita Persatuan (DWP) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengangkat kembali pentingnya adab dalam kehidupan bertetangga melalui kegiatan Ngaji Bersama Guru Besar Perempuan: Kajian Kitab Tematik DWP UIN Maliki Malang Seri 4, Jumat (18/9/2026).

Mengusung tema “Adab Bertetangga”, kajian yang digelar secara daring melalui Google Meet tersebut menghadirkan Guru Besar UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Mufidah, M.Ag., sebagai narasumber.

Dalam kajian tersebut, Prof. Mufidah membahas pandangan Imam Al-Ghazali mengenai adab bertetangga yang bersumber dari risalah al-Adab fid Din dalam Majmu’ah Rasail al-Imam al-Ghazali.

Sejumlah adab yang dibahas antara lain mendahului salam, tidak memperpanjang pembicaraan, tidak banyak bertanya mengenai urusan pribadi tetangga, menjenguk ketika sakit, menyampaikan belasungkawa ketika tetangga tertimpa musibah, serta turut berbahagia ketika tetangga memperoleh nikmat.

Adab bertetangga dalam kajian tersebut juga mencakup sikap berbicara dengan lembut kepada anak-anak dan pembantu tetangga, memaafkan kesalahan, memberikan teguran secara halus, menjaga pandangan terhadap pasangan maupun pembantu tetangga, serta memberikan pertolongan ketika dibutuhkan.

Iklan

Rangkaian adab tersebut menunjukkan bahwa hubungan bertetangga dalam perspektif Islam tidak berhenti pada kewajiban untuk menghindari gangguan terhadap orang lain. Hubungan tersebut juga menuntut kepedulian, penghormatan, dan kesediaan hadir ketika tetangga menghadapi kebutuhan maupun persoalan.

Dalam perspektif sosiologi, hubungan bertetangga juga memiliki fungsi dalam membentuk kehidupan sosial masyarakat. Kedekatan tempat tinggal menciptakan ruang interaksi yang memungkinkan terbentuknya komunikasi, rasa memiliki, dan jaringan sosial di lingkungan komunitas.

Interaksi sederhana seperti saling menyapa, membantu ketika membutuhkan, hingga terlibat dalam kegiatan bersama dapat memperkuat hubungan sosial di lingkungan tempat tinggal. Karena itu, adab bertetangga memiliki dimensi keagamaan sekaligus sosial.

Melalui Kajian Kitab Tematik Seri 4 tersebut, DWP UIN Maliki Malang menghadirkan pembahasan keislaman yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai yang dibahas tidak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap teks keagamaan, tetapi juga bagaimana ajaran tersebut diterapkan dalam relasi sosial.

Kajian tersebut sekaligus menjadi ruang penguatan pemahaman bahwa kehidupan bermasyarakat dibangun dari interaksi sehari-hari. Dalam konteks bertetangga, sikap saling menghormati, menjaga perasaan, membantu, dan menghindari tindakan yang merugikan menjadi bagian dari praktik akhlak Islam.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.