MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Suasana malam di wilayah Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, terasa semakin hangat pada Rabu malam (16/09/2026). Waktu luang di malam hari tersebut dimanfaatkan betul oleh Babinsa Buring dari jajaran Koramil 0833-02/Kedungkandang, Sertu Arief, untuk turun langsung mempererat jalinan komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan patroli dialogis.
Dalam giat malam tersebut, Sertu Arief tampak menyusuri gang-gang pemukiman untuk menyambangi sejumlah warga dan tokoh masyarakat yang sedang berkumpul di wilayah binaannya. Ia menuturkan bahwa patroli ini sengaja dikemas dalam suasana yang santai dan penuh keakraban agar tidak ada jarak antara aparat dan masyarakat.
Sertu Arief menjelaskan, momen kumpul bareng ini selalu diselingi dengan dialog interaktif guna memantau secara pasti kondisi riil lingkungan, serta menyerap berbagai informasi dan perkembangan yang tengah terjadi di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya, patroli dialogis sejatinya merupakan salah satu langkah taktis untuk menjaga kedekatan emosional dengan warga, sekaligus membangun ruang komunikasi yang terbuka dua arah.
“Patroli yang kami lakukan ini tidak hanya semata-mata untuk memantau keamanan wilayah saja, tetapi juga menjadi kesempatan emas bagi kami untuk menyapa dan mendengarkan langsung apa yang dirasakan warga. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, kami yakin berbagai persoalan di lingkungan dapat dideteksi dan diketahui sejak dini,” urai Sertu Arief di sela-sela obrolannya bersama warga di atas gelaran tikar malam itu.
Lebih jauh, aparat kewilayahan ini menaruh harapan besar agar kehadiran Babinsa di tengah rutinitas warga dapat semakin memperkuat jalinan kemitraan yang selama ini sudah terbina dengan baik. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat setempat untuk terus memupuk kepedulian bersama dalam menjaga kondusivitas, keamanan, serta kenyamanan lingkungan tempat tinggal mereka.
Melalui pendekatan yang sangat humanis dan membumi tersebut, institusi TNI melalui Babinsa berkomitmen untuk terus hadir sebagai bagian tak terpisahkan dari masyarakat. Sertu Arief membuktikan bahwa kebersamaan yang kokoh bisa dibangun dari komunikasi dan sapaan sederhana di tengah denyut kehidupan warga di malam hari.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.