Langsung ke konten
Selasa, 15 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

FTIK UIN Malang Buka AMI 2026, Mutu Akademik Didorong Berbasis Evaluasi dan Perbaikan

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang resmi membuka pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) Tahun 2026. Audit diarahkan tidak sekadar untuk memeriksa pemenuhan standar, tetapi menjadi instrumen evaluasi dan perbaikan layanan akademik bagi mahasiswa.

Pembukaan AMI berlangsung di Ruang Meeting FTIK Gedung Megawati Lantai 1, Selasa (15/9/2026), dengan mengusung semangat “FTIK UIN Malang – We Serve Your Academic Journey.” Tema tersebut menempatkan mutu sebagai bagian dari perjalanan akademik mahasiswa yang perlu terus dijaga dan diperbaiki.

Pelaksanaan AMI menggunakan rekapitulasi status akhir pengisian laporan kinerja program studi pada aplikasi EVAMI serta plotting penugasan Auditor Mutu Internal sebagai dasar dan acuan audit.

Data dan dokumen tersebut menjadi pijakan auditor untuk melihat pelaksanaan akademik dan tata kelola program studi secara lebih objektif. Capaian yang telah memenuhi standar dapat dipertahankan dan dikembangkan, sementara aspek yang masih membutuhkan penguatan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan.

Mewakili Tim AMI 2026, Rosihan Aslihuddin, S.Sos., M.AB., BLU, menyampaikan bahwa pelaksanaan audit diharapkan dapat berlangsung secara terarah dan mendapat kerja sama dari seluruh pihak yang terlibat.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan FTIK, Dr. Muh. Yunus, M.Si., membuka secara resmi pelaksanaan AMI Tahun 2026. Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian evaluasi terhadap pelaksanaan dan kinerja program studi di lingkungan FTIK.

Iklan

Rangkaian kegiatan diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya, Mars UIN Malang, dan Mars FTIK. Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Wakil Dekan Bidang AUPK (Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan) FTIK, Dr. H. Muhammad In’am Esha, M.Ag., serta foto bersama.

Bagi FTIK, AMI tidak ditempatkan sebagai proses untuk sekadar menemukan kekurangan. Audit menjadi sarana untuk melihat kembali berbagai proses yang telah dijalankan sekaligus memastikan standar akademik dan tata kelola terus mengalami peningkatan.

Hal tersebut berkaitan langsung dengan tanggung jawab institusi terhadap perjalanan pendidikan mahasiswa. Mutu tidak hanya tercermin dalam angka capaian atau dokumen laporan, tetapi juga dalam kualitas pembelajaran, layanan akademik, kinerja program studi, dan kemampuan institusi merespons kebutuhan sivitas akademika.

Karena itu, setiap temuan dan catatan dalam AMI diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen evaluasi. Hasil audit menjadi dasar bagi program studi dan fakultas untuk menentukan langkah perbaikan yang lebih konkret.

Dengan dimulainya AMI 2026, FTIK UIN Malang menegaskan bahwa menjaga mutu membutuhkan evaluasi yang konsisten, sementara meningkatkan mutu membutuhkan keberanian untuk melakukan perubahan.

Melalui proses tersebut, semangat “We Serve Your Academic Journey” tidak hanya menjadi slogan, tetapi diarahkan menjadi komitmen untuk menghadirkan layanan akademik yang semakin berkualitas, responsif, dan terpercaya bagi mahasiswa.

Foto profil M. Kholilur Rohman
M. Kholilur Rohman

Pegiat literasi yang berasal dari Kota Sumenep dan Founder Komunitas Maliki Book Party

Lihat semua artikel oleh M. Kholilur Rohman

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.