Langsung ke konten
Rabu, 19 Agustus 2026
Headline KAI Daop 7 Madiun Tambah Kapasitas Rangkaian, Akomodir Lonjakan Penumpang Libur Panjang HUT ke-81 RI
Daerah

Kembangkan Kembali Aquaponik, KKN Kelompok 23 UPN “Veteran” Jawa Timur Gelar Sosialisasi Bersama Warga RT 04 Kedungdoro

Dokumentasi sosialisasi aquaponik KKN UPN “Veteran” Jawa Timur Kelompok 23 bersama warga RT 04/RW 02, Kelurahan Kedungdoro

Dokumentasi sosialisasi aquaponik KKN UPN “Veteran” Jawa Timur Kelompok 23 bersama warga RT 04/RW 02, Kelurahan Kedungdoro

SURABAYA | JATIMSATUNEWS.COM: Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 23 Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menggelar kegiatan sosialisasi aquaponik bersama warga RT 04 RW 02, Kelurahan Kedungdoro, pada Sabtu (15/8/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 15 warga tersebut bertujuan untuk memberikan edukasi perawatan sekaligus mengembangkan kembali instalasi aquaponik yang sebelumnya telah tersedia.

Rangkaian acara dibuka dengan sambutan dari Koordinator Desa KKN Kelompok 23, Diaz Dwigata, yang berharap kegiatan ini mampu memberikan pemahaman bagi warga dalam merawat sistem aquaponik. Dukungan penuh turut disampaikan oleh Ketua RT 04, Mohamad Muhadi, serta Ketua RW 02, Mahendro Cahyono, yang menyampaikan bahwa pihaknya menyambut positif inisiatif para mahasiswa untuk melakukan revitalisasi sistem aquaponik berbasis panel surya di wilayahnya.

Memasuki kegiatan inti, materi mengenai aquaponik disampaikan oleh Sultan Achmad dan M. Nabil Putra selaku anggota tim KKN. Dalam pemaparannya, keduanya menjelaskan mengenai konsep dasar aquaponik sebagai sistem terpadu yang menggabungkan pemeliharaan ikan (akuakultur) dengan budidaya tanaman tanpa media tanah (hidroponik).

“Keunggulan akuaponik itu airnya bisa dipakai berulang, jadi lebih hemat. Meski lahannya terbatas, satu instalasi tetap bisa menghasilkan ikan dan sayuran sekaligus,” jelas Sultan. Ia juga menjelaskan bahwa limbah kotoran yang dihasilkan ikan dimanfaatkan sebagai nutrisi bagi tanaman, sementara tanaman akan menyaring air sebelum dialirkan kembali ke dalam kolam.

Sesi berikutnya dilanjutkan oleh Nabil yang memaparkan aspek teknis pada sistem aquaponik, mulai dari mekanisme sirkulasi air, fungsi setiap komponen, hingga strategi perawatan harian untuk menjaga keseimbangan instalasi.

“Yang penting tiap hari kita rajin kasih makan nilanya dua sampai tiga kali, lalu dipastikan pompa dan airnya mengalir lancar supaya pakcoy bisa tumbuh dengan baik,” tegas Nabil. Ia juga menyoroti penggunaan panel surya sebagai sumber energi pada instalasi aquaponik sehingga lebih hemat listrik dan ramah lingkungan.

Usai pemaparan materi, antusiasme warga terlihat pada sesi tanya jawab. Diskusi berlangsung interaktif ketika beberapa warga mengajukan pertanyaan terkait kecukupan nutrisi pada sistem aquaponik, pilihan tanaman yang dapat dibudidayakan selain pakcoy, serta tata cara perawatan ikan nila agar sistem tetap berfungsi secara optimal.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan pelepasan bibit ikan nila ke dalam kolam sebagai tanda penyerahan instalasi aquaponik kepada warga untuk dikelola secara mandiri. Acara kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama antara warga dan seluruh anggota KKN Kelompok 23.

Penulis: Felicia Aurelia Putri Indra, Friza Nur Fatmala

Editor: Lisia Syaharani Fatoni

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.