PASURUAN I JATIMSATUNEWS – FGD, Forum Group Discussion tentang pengembangan potensi wisata berbasis budaya diadakan di pendopo Kecamatan Tosari hari ini Rabu 11/9/2021.
Dihadiri berbagai elemen masyarakat yang ada di Tosari, Kades, pemangku adat, karang taruna, pramuka, perhutani, pelaku wisata, tokoh wisata, pegiat budaya, juga tim dari dinas propinsi Jatim hadir pada saat itu.
Nara sumber utama adalah Miftah, konsultan wisata yang mendampingi Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Gunawan. Paparan materinya bertajuk “Pengembangan Wisata Suku Tengger”.
Memulai paparan dengan menampilkan ulasan tentang Rancangan Pengembangan Orientasi Budaya penjelasan nara sumber berlanjut ke materi Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan. Selanjutnya menampilkan poin-poin Sasaran Pembangunan Pariwisata Budaya Suku Tengger, Wisata Pengembangan Wisata Budaya Suku Tengger Berbasis Komunitas, Pemberdayaan Suku Tengger, Prinsip Pengembangan Wisata Budaya Suku Tengger, Prinsip Pengembangan Desa Wisata diakhiri tampilan foto-foto Lampiran Calon Lokasi Wisata Budaya Suku Tengger.
Tentang peluang desa-desa ambil bagian dalam pengembangan wisata Tosari, Trisno Sudigdo, pegiat budaya setempat menyebut sangat besar. Hanya perlu satu hal agar Tosari bisa berkiprah lebih luas hingga ke tingkat nasional.
“Yakni SK Bupati tentang Desa Wisata. Belum ada satupun desa di Tosari yang memiliki SK Bupati ini,” terang Trisno.
“Dukungan untuk tersebut akan segera kami upayakan, sesegera mungkin kami akan melakukan hal-hal terkait memenuhi persyaratan menjadi desa wisata. Baik kelengkapan berkas maupun penunjang lain,” jelas Camat.









Komentar Pembaca
Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.