Langsung ke konten
Sabtu, 5 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Bondowoso

Revitalisasi Ruang Tidak Terpakai Menjadi Pusat Literasi Melalui Pengembangan Pojok Baca oleh Tim PPK ORMAWA BEM FKEP UNEJ

Dokumentasi Revitalisasi Ruang Tidak Terpakai Menjadi Pusat Literasi melalui Pengembangan Pojok Baca

BONDOWOSO | JATIMSATUNEWS.COM: Sebuah ruang yang sebelumnya tak terpakai kini berubah menjadi tempat yang penuh cerita, imajinasi, dan semangat belajar. Melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), BEM Fakultas Keperawatan Universitas Jember bersama anak anak Desa Tanahwulan berhasil merevitalisasi ruang kosong menjadi Pojok Baca Desa, sebuah ruang literasi yang diharapkan menjadi rumah baru bagi tumbuhnya generasi pembelajar.

Inisiatif yang digagas oleh bidang pendidikan Wanadidik ini lahir dari kepedulian terhadap minimnya akses ruang belajar nonformal bagi anak-anak desa. Tidak sekadar menghadirkan rak buku dan koleksi bacaan, Pojok Baca Desa dirancang sebagai ruang yang nyaman, ramah anak, serta mampu menjadi pusat berbagai aktivitas edukatif yang mendorong kreativitas, rasa ingin tahu, dan budaya membaca sejak usia dini.

Ketua Ormawa BEM FKEP UNEJ, Dimas Anang Musa, menyampaikan bahwa pembangunan pojok baca bukan hanya tentang menghadirkan fasilitas, tetapi juga menumbuhkan harapan baru bagi masa depan anak-anak desa.

“Kami percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari ruang-ruang kecil yang dimanfaatkan dengan baik. Pojok baca ini bukan sekadar tempat membaca buku, tetapi ruang tumbuh bagi mimpi, kreativitas, dan karakter anak-anak Desa Tanahwulan. Harapannya, budaya literasi dapat terus hidup dan menjadi fondasi lahirnya generasi yang cerdas, mandiri, serta berdaya saing,” ungkapnya.

Iklan

Keberadaan Pojok Baca Desa juga mendapat sambutan hangat dari anak-anak yang kini memiliki ruang belajar yang lebih nyaman dan menyenangkan. Salah seorang peserta mengaku senang karena kini memiliki tempat untuk membaca, berdiskusi, dan belajar bersama teman-temannya.

Dokumentasi Revitalisasi Ruang Tidak Terpakai Menjadi Pusat Literasi melalui Pengembangan Pojok Baca

Program revitalisasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ dalam menghadirkan pendidikan nonformal yang berkelanjutan melalui pemberdayaan anak anak. Ke depan, Pojok Baca Desa tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat membaca, tetapi juga akan menjadi pusat pelaksanaan berbagai kegiatan seperti kelas inspirasi, pendampingan belajar, pelatihan keterampilan, hingga edukasi kesehatan bagi anak-anak.

Melalui langkah sederhana menghidupkan kembali ruang yang sebelumnya kosong, PPK Ormawa BEM FKEP UNEJ membuktikan bahwa perubahan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Terkadang, sebuah sudut kecil yang dipenuhi buku mampu melahirkan mimpi-mimpi besar, membuka cakrawala baru, dan menjadi awal terciptanya generasi desa yang gemar membaca, berpikir kritis, serta siap membangun masa depan.


Penulis : Dimas Anang Musa, Universitas Jember

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.