MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melibatkan akademisi, alumni, dan pengguna lulusan dalam proses review dan finalisasi Kurikulum PAI 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan struktur kurikulum dan bahan kajian selaras dengan perkembangan keilmuan serta kebutuhan dunia pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (20/10/2026) di Ruang Meeting Lantai 1, Gedung Megawati, Kampus I UIN Malang tersebut menjadi forum evaluasi sekaligus penyelarasan arah pembelajaran. Pembahasan difokuskan pada peninjauan struktur kurikulum, pemetaan bahan kajian, dan penguatan kompetensi yang perlu dimiliki lulusan PAI.
Forum menghadirkan dua narasumber, yakni Prof. Dr. Yusuf Hanafi, M.Fil.I., dari Universitas Negeri Malang sebagai narasumber eksternal dan Prof. Dr. M. Samsul Hady, M.A., dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai narasumber internal. Kehadiran keduanya memberikan perspektif akademik dari luar dan dalam institusi dalam proses penyempurnaan kurikulum.
Baca juga: Kembar Identik Sukses Raih Gelar Doktor Bersama di Universitas Negeri Malang
Pembahasan juga melibatkan pengelola Program Studi PAI dari dua periode kepemimpinan. Di antaranya Mujtahid, M.Ag., yang menjabat Ketua Prodi periode 2021–2025, serta Dr. Laily Nur Arifa, M.Pd.I., Ketua Prodi periode 2025–2029. Turut hadir unsur sekretariat prodi dari kedua periode, yakni Abdul Fattah, M.Th.I., dan Shidqi Ahyani, M.Ag.
Keterlibatan pengelola lintas periode tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pengembangan program studi. Pengalaman pengelolaan dan evaluasi kurikulum sebelumnya menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan arah pengembangan berikutnya.
Aspek relevansi kurikulum dengan kebutuhan lapangan turut mendapat perhatian melalui keterlibatan alumni dan pengguna lulusan. Sejumlah peserta berasal dari lingkungan sekolah dan madrasah, antara lain Mamak Mutamakkin, S.Pd.Gr., Kepala MI Baipas Malang; Ali Hasan Assidqi, M.Ag., guru SDN Sumbersari II Malang sekaligus Ketua Alumni PAI; Adi Yusuf, M.Ag., guru SMK Kesehatan Amanah Husada; serta Dr. Siti Muawanatul Hasanah, M.Pd., dari UNIRA Malang.
Masukan dari para alumni dan pengguna lulusan menjadi perspektif penting untuk menilai kesesuaian kompetensi yang dibangun selama perkuliahan dengan kebutuhan profesi pendidik dan dinamika lembaga pendidikan. Dengan demikian, penyusunan kurikulum tidak hanya bertumpu pada pertimbangan akademik, tetapi juga memperhatikan pengalaman dan tuntutan praktik di lapangan.
Melalui review dan finalisasi ini, Prodi PAI FTIK UIN Malang berupaya membangun kurikulum yang menghubungkan visi keilmuan, proses pembelajaran, dan kebutuhan kompetensi lulusan. Kurikulum PAI 2026 diharapkan menjadi pijakan untuk menghasilkan calon pendidik agama Islam yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pendidikan.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.