PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Kepolisian Resor (Polres) Pasuruan terus menggencarkan langkah preventif guna memperkuat karakter peserta didik sekaligus menekan angka kenakalan remaja di lingkungan sekolah. Melalui Satbinmas, jajaran kepolisian menggelar kegiatan penyuluhan dan pembinaan khusus bagi dewan guru SMKN 1 Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jumat (16/10/2026).
Peran Krusial Guru Bentengi Siswa dari Perilaku Menyimpang
Kegiatan yang dilangsungkan di aula pertemuan sekolah dari pukul 07.30 hingga 09.00 WIB tersebut mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Peduli Dunia Pendidikan”. Hadir sebagai narasumber utama, KBO Binmas Polres Pasuruan, Iptu Bambang Hariyadi, S.Pd., S.Sos., yang didampingi langsung oleh Kepala SMKN 1 Bangil, Syamsul Hadi, S.Pd., M.Si.
Dalam pemaparannya, Iptu Bambang menekankan pentingnya integritas serta tanggung jawab moral seorang pendidik dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia dan berdisiplin tinggi. Ia mengingatkan bahwa peran guru tidak terbatas pada transfer ilmu pengetahuan saja, melainkan juga menjadi garda terdepan dalam mencegah aksi perundungan (bullying) serta membentengi siswa dari berbagai potensi perilaku menyimpang.
“Guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mencegah perundungan di lingkungan sekolah dan mengarahkan perubahan karakter peserta didik ke arah yang positif,” tegas Iptu Bambang di hadapan para pendidik.
Lebih lanjut, ia merinci berbagai ancaman nyata yang harus diwaspadai bersama, mulai dari kenakalan remaja, penyalahgunaan narkotika, konsumsi minuman keras, aksi balap liar, keterlibatan dalam kelompok gengster, hingga potensi tindak pidana lainnya yang dapat merusak masa depan anak bangsa.
Dorong Keharmonisan Internal dan Adaptasi Teknologi AI
Selain menyoroti pembentukan karakter siswa, Iptu Bambang juga mengingatkan para guru agar senantiasa menjaga keharmonisan, kerukunan, dan kekompakan di lingkungan kerja maupun keluarga. Menurutnya, keteladanan yang ditunjukkan oleh para pendidik merupakan fondasi utama dalam membangun mentalitas siswa.
Para guru juga diajak untuk lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial serta adaptif terhadap perkembangan zaman, termasuk menguasai pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan artificial (Artificial Intelligence / AI) guna menunjang proses pembelajaran yang modern.
“Dengan sikap profesional, kedewasaan dalam bertindak, dan kemampuan beradaptasi terhadap perubahan zaman, para pendidik diharapkan dapat menciptakan suasana sekolah yang sejuk, kondusif, dan penuh kedamaian,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Bangil, Syamsul Hadi, menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian jajaran Polres Pasuruan yang telah meluangkan waktu memberikan pembekalan berharga bagi para tenaga pendidik di sekolahnya. Rangkaian acara pembinaan tersebut ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta doa bersama demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan berkarakter di Kabupaten Pasuruan.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.