Langsung ke konten
Jumat, 16 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

UM Kembangkan S2 Sains Data dan AI, Cetak Talenta Digital Unggul

Langkah nyata tersebut diwujudkan lewat pengembangan Program Studi S2 Sains Data dan Kecerdasan Buatan (AI) yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan

Dr. Eng. Ir. Didik Dwi Prasetya, S.T., M.T., Ketua Program Studi S2 Sains Data dan Kecerdasan Buatan UM saat ditemui di Fakultas Teknik UM.)

Dr. Eng. Ir. Didik Dwi Prasetya, S.T., M.T., Ketua Program Studi S2 Sains Data dan Kecerdasan Buatan UM saat ditemui di Fakultas Teknik UM.) (Foto: Istimewa)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Universitas Negeri Malang (UM) melalui Departemen Teknik Elektro dan Informatika (DTEI) terus mematangkan langkah strategis dalam menyiapkan tenaga ahli masa depan. Langkah nyata tersebut diwujudkan lewat pengembangan Program Studi S2 Sains Data dan Kecerdasan Buatan (AI) yang dirancang khusus untuk menjawab tantangan zaman di era digital.

Integrasi Tiga Pilar Keilmuan

Kehadiran program studi yang kini telah menjejaki perkuliahan angkatan pertama ini dinilai sangat krusial di tengah masifnya disrupsi teknologi. Ketua Program Studi S2 Sains Data dan Kecerdasan Buatan UM, Dr. Eng. Ir. Didik Dwi Prasetya, S.T., M.T., menjelaskan bahwa program ini tidak sekadar mencetak pengolah data biasa, melainkan melahirkan periset handal yang mampu melahirkan wawasan strategis.

“Di tengah pesatnya perkembangan teknologi AI, kita membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mampu mengolah dan menganalisis data, tetapi juga menghasilkan wawasan untuk mendukung pengambilan keputusan,” ujar Didik saat ditemui di Fakultas Teknik UM.

Baca juga: Kalahkan PTN, UMM Sabet Peringkat 1 Kampus Paling Berkelanjutan Se-Malang Raya di UI GreenMetric 2026

Baca juga: Ngawi: Sambut HSN 2026 NU-Care LAZISNU Siapkan Program Spesial, Salah Satunya Air Bersih Berkelanjutan

Lebih lanjut, Didik memaparkan bahwa kurikulum S2 ini dibangun di atas fondasi tiga pilar utama yang saling bersinergi, yakni informatika, matematika, and statistika. Menurutnya, ketiga disiplin ilmu tersebut memegang peran esensial bagi mahasiswa dalam merumuskan metode hingga menilai hasil analisis secara objektif.

Iklan

“Informatika memberikan fondasi komputasi dan algoritma, matematika mendukung pemodelan dan optimasi, sedangkan statistika membantu menganalisis data, menarik kesimpulan, serta mengukur ketidakpastian. Integrasi ketiganya menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk merumuskan solusi berbasis data atas persoalan nyata,” terangnya.

Fokus Penerapan Sektor Riil dan Penguatan Riset

Dalam impelementasi praktisnya, program pascasarjana ini memfokuskan arah riset mahasiswa ke dalam tiga domain utama yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak, meliputi bidang pendidikan, kesehatan, hingga sektor industri. Melalui pendekatan ini, mahasiswa didorong agar mampu membaca karakteristik data secara mendalam sesuai konteks kebutuhan di lapangan.

Didik mencontohkan, di sektor pendidikan, analisis data dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memetakan pola belajar siswa sekaligus mendeteksi kebutuhan bantuan belajar. Sementara itu, pada ranah kesehatan, pemanfaatan data biomedis dan klinis diyakini mampu mendongkrak kualitas riset serta pengembangan layanan medis. Adapun di sektor industri, fokus diarahkan pada efisiensi proses operasional serta rantai pasok perusahaan.

Guna menunjang kultur riset yang kompetitif, UM secara aktif memperluas jejaring kerja sama strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional. Saat ini, program studi tersebut telah menggandeng sejumlah institusi dalam negeri serta mulai merintis kemitraan global dengan Universiti Teknologi Malaysia (UTM) guna memperkuat kolaborasi riset dan pertukaran dosen.

Dukungan Infrastruktur dan Prospek Masa Depan

Dari sisi infrastruktur penunjang akademik, pihak universitas terus mengoptimalkan layanan komputasi awan guna mengakselerasi proses pengolahan data maupun pengembangan model AI. Ke depan, UM juga telah menyiapkan rencana strategis berupa pengadaan server komputasi mandiri demi merespons lonjakan kebutuhan riset mahasiswa yang semakin kompleks.

Melalui bekal kompetensi yang komprehensif, para lulusan S2 Sains Data dan Kecerdasan Buatan UM diproyeksikan untuk siap berkarier di berbagai lini, baik sebagai akademisi, peneliti profesional, maupun pakar teknologi di dunia industri. Inisiatif pengembangan program ini sekaligus menjadi bentuk komitmen nyata UM dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals), khususnya pada sektor pendidikan berkualitas serta inovasi infrastruktur.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.