MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Tiga mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Matematika Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang meraih tiga medali dalam bidang Inovasi Pembelajaran Digital. Capaian tersebut tercatat dalam Achievement of the Month Magister Pendidikan Matematika FTIK UIN Malang.
Ketiganya adalah Naila Rahmah Ayu Muzayyanah yang meraih Medali Perak, serta Atoillah dan Anggar Dwi Julianto yang masing-masing memperoleh Medali Perunggu.
Tiga medali tersebut menempatkan mahasiswa Magister Pendidikan Matematika UIN Malang dalam ruang kompetisi yang mempertemukan kreativitas akademik dengan kebutuhan pembelajaran di era digital.
Capaian Naila, Atoillah, dan Anggar juga menunjukkan bahwa inovasi pembelajaran tidak hanya menjadi wacana dalam kajian pendidikan. Mahasiswa tingkat magister dapat membawa gagasan akademik ke ruang kompetisi dan mengujinya melalui karya inovatif.
Naila Rahmah Ayu Muzayyanah berhasil meraih Medali Perak melalui kategori Inovasi Pembelajaran Digital. Sementara Atoillah dan Anggar Dwi Julianto masing-masing meraih Medali Perunggu pada bidang yang sama.
Ketiganya datang dari lingkungan akademik yang sama, tetapi menghasilkan capaian secara individual. Hal tersebut memperlihatkan adanya ruang bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi gagasan dan mengembangkan kreativitas masing-masing dalam merespons perubahan teknologi pendidikan.
Teknologi Mengubah Cara Belajar
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara pembelajaran dirancang dan dilaksanakan. Penggunaan platform digital, media interaktif, maupun berbagai perangkat teknologi membuat proses belajar tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pola pembelajaran konvensional di ruang kelas.
Perubahan tersebut sekaligus menghadirkan tantangan bagi pendidik. Teknologi tidak cukup hanya digunakan karena tersedia, tetapi perlu ditempatkan sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Dalam konteks inilah inovasi pembelajaran digital menjadi penting bagi mahasiswa Pendidikan Matematika. Penguasaan substansi matematika perlu berjalan bersama kemampuan merancang pengalaman belajar yang relevan dengan karakter peserta didik dan perkembangan teknologi.
Prestasi tiga mahasiswa tersebut memperlihatkan salah satu bentuk pertemuan antara dua kompetensi tersebut: keilmuan pendidikan matematika dan kreativitas dalam pemanfaatan teknologi digital.
Bagi mahasiswa magister, pengalaman mengikuti kompetisi dan menghasilkan karya inovatif juga dapat menjadi bagian dari proses akademik di luar ruang kuliah. Proses tersebut menuntut mahasiswa untuk mengembangkan gagasan, mengolahnya menjadi karya, dan menghadirkannya dalam bentuk yang dapat dinilai oleh pihak lain.
Karena itu, tiga medali yang diraih tidak hanya berbicara tentang hasil akhir berupa penghargaan. Di balik capaian tersebut terdapat proses eksplorasi gagasan dan keberanian mahasiswa untuk mengembangkan alternatif dalam pembelajaran.
Raihan satu medali perak dan dua medali perunggu sekaligus menambah catatan prestasi mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FTIK UIN Malang dalam bidang inovasi pembelajaran.
Di tengah perubahan teknologi yang berlangsung cepat, capaian tersebut menjadi pengingat bahwa mahasiswa pendidikan tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi. Mereka juga memiliki ruang untuk menjadi pengembang gagasan dan inovasi yang dapat digunakan untuk menjawab persoalan pembelajaran.
Naila, Atoillah, dan Anggar kini membawa tiga medali tersebut sebagai bagian dari perjalanan akademiknya. Bagi lingkungan Magister Pendidikan Matematika, capaian mereka juga memperlihatkan bahwa ruang akademik dapat menjadi tempat bertemunya penguasaan keilmuan, kreativitas, dan keberanian berinovasi.
Sumber: ftik.uin-malang.ac.id



Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.