Langsung ke konten
Minggu, 11 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Ngawi: PRNU Kedunggudel Siapkan HSN 2026 dan Penguatan Kaderisasi

PRNU Kedunggudel Ngawi mempersiapkan HSN 2026 dengan penguatan kaderisasi.

PRNU Kedunggudel Persiapkan HSN 2026 dengan penguatan kaderisasi./dok.QONY

PRNU Kedunggudel Persiapkan HSN 2026 dengan penguatan kaderisasi./dok.QONY

NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Menjelang HSN 2026, Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Kedunggudel menggelar rapat koordinasi intensif, Sabtu (10/10).

Rapat berlangsung di kediaman Ketua Tanfidziyah PRNU Kedunggudel Ngawi, Nur Muhlisin.

Rapat ini juga dihadiri langsung Rais Syuriyah PRNU Kedunggudel, Kiai Muhammad Zainal Ngalim, beserta jajaran kepengurusan.

Mereka membahas rangkaian agenda strategis untuk menyongsong Hari Santri Nasional 2026 sekaligus pembangunan kantor sekretariat MWCNU Widodaren Ngawi.

Baca juga: Sambut Hari Santri Nasional 2026, NU Care LAZISNU PCNU Ngawi Ziarah Masyayikh

PRNU Kedunggudel Ngawi Sambut HSN

Agenda tersebut menjadi bentuk nyata komitmen PRNU Kedunggudel.

Terutama dalam memperkuat branding organisasi melalui aksi konkret, kemandirian dana, dan soliditas kaderisasi di tingkat akar rumput.

Rangkaian Kegiatan HSN 2026 dan Ziarah Muassis

Untuk memeriahkan HSN 2026, PRNU Kedunggudel merancang rangkaian kegiatan spiritual dan kebersamaan yang melibatkan seluruh elemen jam’iyah.

Rangkaiannya juga sesuai dengan arahan dari MWCNU Widodaren Ngawi, seperti berikut ini.

• Ziarah Muassis (Sabtu, 17 Oktober 2026): Rombongan diawali dari Kedungprahu ke makam Mbah Yai Asroful Anam hingga titik puncaknya di Sidolaju, yang bertepatan dengan waktu makan siang.

Ranting Kedunggudel juga akan menjadi shohibul bait dalam kegiatan ini.

• Istigasah Bersama (Malam 21 Oktober 2026): Bertempat di Gedung MWCNU Widodaren, mengajak seluruh jamaah dan warga nahdliyin untuk hadir dalam jumlah sebanyak-banyaknya.

• Puncak HSN & Kirab Santri (22 Oktober 2026): Berpusat di Alun-alun Ngawi.

Pengurus dan peserta diminta siap tepat waktu sejak pukul 07.00 WIB di Gedung MWCNU Widodaren dengan baju kebesaran masing-masing.

Iklan

“Kalah tenaga, menang siasat. Kita harus membuktikan semangat jamaah dengan kedisiplinan dan koordinasi yang rapi. Pemimpin harus bisa menjadi teladan utama bagi generasi muda,” tegas Ketua Tanfidziyah, Nur Muhlisin.

Kantor Sekretariat dan Isu Terkini

Gotong Royong dan Kemandirian Ekonomi

Sebagai bentuk manifestasi Jer Basuki Mowo Beyo, PRNU Kedunggudel menekankan pentingnya swadaya demi menghidupkan perjuangan NU.

• Pembangunan Kantor Sekretariat: Rencana pembangunan kantor sekretariat berada tepat di depan Gedung MWCNU Widodaren, menggunakan konsep dua lantai.

Lantai 1 untuk area parkir dan lantai 2 sebagai sekretariat.

Penggalangan dana dijalankan melalui peredaran kupon infak.

• Skema Gerakan S3 (Sehari Seribu): Mengadopsi hasil studi tiru dari NU-Care LAZISNU Kebomas, PRNU Kedunggudel mendorong iuran wajib pengurus dan gerakan infak S3 untuk menjaga keberlanjutan kas organisasi.

• Keterlibatan Ibu-Ibu & Bapak-Bapak: Pembagian tugas konsumsi dikelola secara bergotong royong oleh jajaran ibu-ibu Muslimat/Fatayat, dengan dukungan penuh dari jajaran bapak-bapak jika menemui kendala.

Jawab Tantangan Kaderisasi

PRNU Kedunggudel Ngawi mempersiapkan HSN 2026 dengan penguatan kaderisasi./dok.QONY
Suasana rapat PRNU Kedunggudel Ngawi untuk mempersiapkan HSN 2026 dengan penguatan kaderisasi./dok.QONY

Di tengah isu krisis kaderisasi, PRNU Kedunggudel menjawab tantangan tersebut dengan program konsisten, salah satunya lewat Safari Sholawat.

Agenda ini rutin diadakan tiap Sabtu terakhir pada tiap bulan di wilayah Kedunggudel sebelah utara.

Selain itu, menyongsong Desember mendatang, Kedunggudel juga bersiap menjadi tuan rumah agenda rutin Pengajian Muslimatan Jumat Pahing.

Respons Perundungan

Menanggapi berbagai tanggapan miring atau bully dari pihak luar, pengurus PRNU Kedunggudel menyikapinya dengan bijak dan tenang.

“Jika di-bully, kita santai saja (enjoy). Kita balas bukan dengan kata-kata, melainkan dengan fakta kegiatan dan tindakan nyata di lapangan,” pesan Nur Muhlisin.

Dengan terbentuknya kepanitiaan ranting yang solid, PRNU Kedunggudel optimistis dengan tercapainya misi yang dicanangkan.

Yaitu, rangkaian HSN 2026, pembangunan sekretariat, dan penguatan kaderisasi yang dapat berjalan sukses dengan spirit gotong royong dan keikhlasan menghidupi NU.(QONY)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.