PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: SMPIT–SMAIT Al Uswah Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, terus memperkuat komitmennya dalam mengembangkan pendidikan berwawasan global. Melalui program International Immersion Program Malaysia–Thailand 2026 yang berlangsung pada 20–24 Oktober 2026, sekolah tersebut berhasil memperluas jejaring kerja sama pendidikan internasional dengan menandatangani Letter of Intent (LOI) bersama dua lembaga pendidikan di Thailand dan Malaysia.
Kedua lembaga pendidikan tersebut adalah Azizstan Foundation School, Thailand, dan Sekolah Berasrama Penuh Integrasi (SBPI) Selandar, Melaka, Malaysia. Penandatanganan LOI ini menjadi langkah strategis untuk membuka peluang kolaborasi lintas negara sekaligus memperluas wawasan dan pengalaman belajar peserta didik.
Berawal dari Kunjungan Edukatif, Kini Mengarah pada Kerja Sama Internasional
Capaian tersebut merupakan bagian dari perjalanan berkelanjutan SMPIT–SMAIT Al Uswah Bangil dalam membangun pendidikan berorientasi internasional.
Baca juga: Perluas Jaringan Global di Malaysia, IAI Darul Fattah Lampung Teken MoU Strategis Lintas Kampus
Baca juga: Dosen PBA UIN Malang Perluas Kolaborasi Pembelajaran Bahasa Arab ke Brunei dan Malaysia
Sebelumnya, sekolah ini telah menyelenggarakan sejumlah program kunjungan edukatif ke Singapura dan Malaysia. Dalam program internasional tahun 2025, para siswa berkesempatan mengunjungi berbagai institusi pendidikan dan destinasi edukatif, di antaranya National University of Singapore (NUS), sekolah Islam di Shah Alam, International Islamic University Malaysia (IIUM), serta sejumlah pusat kebudayaan dan ikon pendidikan di Singapura dan Malaysia.
Tidak hanya berorientasi pada kunjungan edukatif, SMPIT–SMAIT Al Uswah Bangil juga secara konsisten mengembangkan gerakan literasi lintas negara. Salah satu bentuk kontribusinya diwujudkan melalui program hibah buku karya siswa kepada perpustakaan di Kuala Lumpur, Malaysia, yang dilaksanakan setiap tahun.
Buku-buku tersebut merupakan hasil kreativitas dan produktivitas literasi peserta didik yang dihimpun melalui berbagai proyek penulisan bersama. Program ini menjadi bukti bahwa karya siswa tidak hanya menjadi dokumentasi pembelajaran di lingkungan sekolah, tetapi juga dapat menjadi sarana berbagi pengetahuan, memperkenalkan budaya, serta membangun persahabatan antarbangsa.
Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak memahami bahwa menulis memiliki jangkauan lebih luas daripada sekadar menghasilkan sebuah karya. Tulisan dapat menjadi jembatan komunikasi, mempertemukan gagasan, sekaligus memperkenalkan identitas dan budaya bangsa kepada masyarakat internasional.
Pengalaman program internasional sebelumnya menjadi pijakan bagi sekolah untuk terus mengembangkan kegiatan yang lebih luas dan berdampak. Jika sebelumnya kegiatan lebih berfokus pada kunjungan edukatif, pengenalan lingkungan pendidikan global, dan kolaborasi literasi, program 2026 kini diperkuat melalui interaksi langsung antarpelajar, pertukaran budaya, serta inisiasi kerja sama kelembagaan melalui penandatanganan LOI.
Siswa Tampilkan Puisi Tiga Bahasa dan Presentasi Karya Ilmiah
International Immersion Program bukan sekadar agenda perjalanan ke luar negeri. Program ini dirancang sebagai sarana pembelajaran langsung bagi siswa untuk mengenal budaya, membangun komunikasi lintas bangsa, meningkatkan kemampuan berbahasa asing, serta mengembangkan karakter kepemimpinan dan kepercayaan diri.
Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah penampilan peserta didik dalam membawakan puisi tiga bahasa serta mempresentasikan karya ilmiah. Melalui kegiatan tersebut, para siswa menunjukkan kemampuan literasi, kreativitas, keberanian berkomunikasi, dan kompetensi akademik di hadapan komunitas pendidikan internasional.
Penampilan puisi tiga bahasa menjadi representasi kecintaan siswa terhadap bahasa, sastra, dan keberagaman budaya. Sementara itu, presentasi karya ilmiah memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan gagasan, hasil pemikiran, serta kemampuan berpikir kritis dalam lingkungan pembelajaran global.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk membangun kepercayaan diri dalam berkomunikasi dan menunjukkan potensi akademik di tingkat internasional.
SBPI Selandar Sambut Positif Kerja Sama Pendidikan
Penandatanganan LOI antara SMPIT–SMAIT Al Uswah Bangil dan SBPI Selandar, Melaka, mendapat sambutan positif dari pihak sekolah mitra.
Pengetua SBPI Selandar, Puan Halimatus Sa’adiah Binti Sheik Ismail, menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan inisiatif kerja sama yang dibangun oleh kedua lembaga pendidikan tersebut.
Ia menyambut baik terjalinnya kemitraan antara institusi pendidikan Indonesia dan Malaysia. Menurutnya, kolaborasi lintas negara merupakan kesempatan berharga bagi peserta didik untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta memperluas wawasan dan pemahaman terhadap keberagaman budaya.
Dalam pernyataannya, Puan Halimatus Sa’adiah menyampaikan:
“Alhamdulillah, kami amat mengalu-alukan kunjungan daripada SMPIT–SMAIT Al Uswah Bangil ke SBPI Selandar. Semoga jalinan kerjasama yang terhasil melalui penandatanganan Letter of Intent ini bukan sekadar menjadi satu bentuk hubungan rasmi antara kedua-dua institusi, tetapi menjadi permulaan kepada kerjasama yang lebih erat dan berterusan pada masa akan datang.
Kami berharap para pelajar daripada kedua-dua buah sekolah dapat terus berinteraksi, berkongsi ilmu pengetahuan, pengalaman pembelajaran dan budaya masing-masing. Sesungguhnya, hubungan pendidikan seperti ini mampu membuka ruang kepada generasi muda untuk membina persahabatan merentasi negara serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berilmu, berakhlak dan berwawasan global.”
Ia juga berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan bersama yang memberikan manfaat bagi kedua lembaga pendidikan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan mengembangkan potensi peserta didik.
Perkuat Kolaborasi untuk Mencetak Generasi Berwawasan Global

Penandatanganan LOI dengan dua sekolah mitra tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan program internasional SMPIT–SMAIT Al Uswah Bangil.
Kerja sama ini diharapkan membuka peluang berbagai kegiatan kolaboratif, mulai dari pertukaran pengetahuan, pengembangan literasi, interaksi antarpelajar, pengenalan budaya, hingga penguatan kompetensi global peserta didik.
Dengan mengusung semangat “Berbudi Mulia, Berkelas Dunia”, SMPIT–SMAIT Al Uswah Bangil berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi pendidikan dan memperluas kemitraan internasional. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi Indonesia yang berkarakter, kompeten, serta mampu berkontribusi di tingkat global.
Perjalanan dari Singapura, Malaysia, hingga Thailand menjadi gambaran bahwa langkah menuju dunia internasional dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Bukan sekadar membawa siswa untuk melihat dunia, melainkan mempersiapkan mereka agar mampu mengambil peran dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dunia.
SMPIT–SMAIT Al Uswah Bangil: Berbudi Mulia, Berkelas Dunia!
Penulis: Saefuddin Famsah


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.