Pengenalan Standar K3 dan Profil Perusahaan Skala Global
PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM: Bidang Penelitian dan Pengembangan Himpunan Mahasiswa Teknik Biosistem (HMTB) Kabinet Adhikarya Pranata Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) sukses menggelar kegiatan kunjungan instansi ke PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Noodle Division di Pasuruan pada Selasa (20/10/2026). Agenda edukatif ini diikuti oleh sebanyak 47 mahasiswa yang didampingi langsung oleh Ketua dan Wakil Ketua HMTB serta Pembina HMTB, Dr. Dewi Maya Maharani, S.TP., M.Sc.
Kunjungan strategis ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar kontekstual dengan melihat langsung penerapan ilmu Teknik Biosistem di lapangan, khususnya pada aspek sistem produksi, manajemen mutu, serta teknologi pengolahan pangan di industri berskala nasional hingga global. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang menjadi fondasi utama operasional perusahaan. Mahasiswa diperkenalkan secara mendalam mengenai pentingnya budaya K3, pemanfaatan Alat Pelindung Diri (APD), serta sistem manajemen risiko demi menciptakan lingkungan kerja yang aman dan produktif.
Baca juga: FTAB UB dan BRIN Teken Kerja Sama Pengembangan Material Fungsional Berkelanjutan
Baca juga: Kolaborasi UB dan BRIN Dorong Pengembangan Material Fungsional Berkelanjutan Berbasis Biomassa
Selain itu, peserta juga mendapatkan paparan komprehensif terkait profil perusahaan, mulai dari sejarah berdiri, diversifikasi produk, persebaran fasilitas pabrik di berbagai wilayah Indonesia, hingga jangkauan distribusi dan ekspor yang sukses menembus pasar internasional.

Tinjau Langsung Proses Produksi Mi Instan Berbasis Otomasi
Memasuki sesi inti, seluruh peserta diajak masuk langsung ke area produksi pabrik. Di sana, mahasiswa menyaksikan secara langsung proses pembuatan mi instan secara bertahap, mulai dari pencampuran bahan baku (mixing), pencetakan (pressing), pengukusan (steaming), penggorengan (frying), hingga pengemasan otomatis (packaging) yang higienis dan efisien. Seluruh tahapan tersebut dijalankan dengan sistem otomasi serta kontrol mutu yang sangat ketat guna menjaga konsistensi kualitas produk.
Bagi para mahasiswa Teknik Biosistem, momen tersebut menjadi sarana laboratorium hidup untuk memahami bagaimana teori-teori perkuliahan mengenai mekanisasi, sistem kontrol, tata letak pabrik, dan manajemen rantai pasok diaplikasikan secara nyata dalam industri raksasa. Keasyikan kegiatan semakin bertambah tatkala peserta mendapatkan kesempatan eksklusif mencicipi varian terbaru mi instan secara langsung dari pabriknya melalui sesi food testing.
Sesi Diskusi Interaktif dan Relevansi dengan Pembangunan Berkelanjutan
Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang mengulas penerapan teknologi mutakhir, tantangan efisiensi energi dalam proses produksi, serta peluang karier bagi lulusan Teknik Biosistem di PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Dr. Dewi Maya Maharani, S.TP., M.Sc., selaku Pembina HMTB, mengungkapkan bahwa kunjungan instansi ini merupakan jembatan krusial antara teori akademis di kampus dengan dunia kerja profesional.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teknologi, tetapi juga belajar budaya kerja industri, profesionalisme, dan kesiapan menghadapi dunia profesional,” ujar Dr. Dewi Maya Maharani.
Lebih dari sekadar kunjungan industri biasa, kegiatan ini memiliki korelasi yang kuat dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini mendukung SDG 4 terkait pendidikan berkualitas melalui pengalaman belajar luar kelas, serta SDG 8 dan SDG 9 yang mencerminkan pertumbuhan ekonomi, pekerjaan layak, serta inovasi industri berkelanjutan. Di samping itu, penerapan manajemen mutu dan keamanan pangan turut mendukung SDG 12 dalam mewujudkan pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Melalui agenda ini, HMTB FTAB UB berharap sinergi antara dunia akademis dan industri dapat terus terjalin erat demi mencetak lulusan yang kompeten dan berwawasan lingkungan.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.