Langsung ke konten
Rabu, 21 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

FTAB UB dan BRIN Teken Kerja Sama Pengembangan Material Fungsional Berkelanjutan

Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FTAB UB dengan Pusat Riset Sistem Nanoteknologi, Organisasi

Sesi foto bersama jajaran pimpinan FTAB UB dan tim periset BRIN usai penandatanganan kerja sama

Sesi foto bersama jajaran pimpinan FTAB UB dan tim periset BRIN usai penandatanganan kerja sama (Foto: Humas FTAB UB)

Perkuat Riset Nanoteknologi dan Bioteknologi Berbasis Biomassa

​MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem (FTAB) Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan riset berbasis teknologi maju dan berkelanjutan. Langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara FTAB UB dengan Pusat Riset Sistem Nanoteknologi, Organisasi Riset Nanoteknologi dan Material, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

​Acara penandatanganan ini dilangsungkan pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertempat di Ruang Sidang FTAB UB. Dokumen kerja sama penting ini ditandatangani langsung oleh Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, STP., M.App.Life.Sc., Ph.D., bersama Kepala Pusat Riset Sistem Nanoteknologi BRIN, Prof. Murni Handayani, Ph.D.

Baca juga: International Seminar dan Exchange Program: Meijo University dan Universitas Brawijaya Perkuat Kolaborasi Bioteknologi Berkelanjutan

Baca juga: FTAB UB dan BRIN Perkuat Riset Pangan Lokal, Labu Siam UB Forest Jadi Fokus Pengembangan

Suasana diskusi interaktif antara civitas akademika FTAB UB dan perwakilan Pusat Riset Sistem Nanoteknologi BRIN
Suasana diskusi interaktif antara civitas akademika FTAB UB dan perwakilan Pusat Riset Sistem Nanoteknologi BRIN (Foto: Humas FTAB UB)

Fokus Riset dan Ruang Lingkup Kolaborasi Strategis

Mengusung tema besar “Riset Nanoteknologi dan Bioteknologi untuk Pengembangan Material Fungsional Berkelanjutan Berbasis Biomassa”, kerja sama ini dirancang sebagai respons nyata terhadap kebutuhan material ramah lingkungan bernilai tambah tinggi dari potensi biomassa agroindustri di Indonesia.

Dekan FTAB UB, Prof. Yusuf Hendrawan, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah krusial dalam menjawab tantangan agroindustri masa depan. Ia menyatakan bahwa potensi biomassa Indonesia yang melimpah harus diolah melalui sentuhan nanoteknologi agar menghasilkan produk bernilai tinggi.

“Kolaborasi dengan BRIN sebagai ujung tombak riset nasional akan mempercepat hilirisasi riset kami. Kami berharap dari kerja sama ini akan lahir material fungsional inovatif berbasis limbah agroindustri yang tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan,” ujar Prof. Yusuf.

Iklan

Menanggapi hal tersebut, Kepala Pusat Riset Sistem Nanoteknologi BRIN, Prof. Murni Handayani, turut menyambut baik sinergi ini. Ia menilai bahwa FTAB UB memiliki fondasi serta kekuatan riset yang sangat relevan dengan fokus pengembangan di institusinya.

Dekan FTAB UB Prof. Yusuf Hendrawan dan Kepala Pusat Riset Sistem Nanoteknologi BRIN Prof. Murni Handayani saat meneken naskah PK
Dekan FTAB UB Prof. Yusuf Hendrawan dan Kepala Pusat Riset Sistem Nanoteknologi BRIN Prof. Murni Handayani saat meneken naskah PK (Foto: Humas FTAB UB)

Penguatan Publikasi Ilmiah dan Pemanfaatan Fasilitas Bersama

Ruang lingkup kemitraan ini mencakup pelaksanaan riset bersama yang meliputi empat bidang utama, yakni nanoteknologi dan material fungsional; bioteknologi, bioproses, dan pemanfaatan biomassa/agroindustri; material berkelanjutan berbasis biomassa; serta pengembangan bioplastik dengan penguat nanomaterial.

Selain riset laboratorium, kedua belah pihak sepakat memperluas kolaborasi pada penyusunan buku akademik, draf karya tulis ilmiah untuk jurnal internasional bereputasi, prosiding, hingga perolehan Kekayaan Intelektual (HKI) atau paten. Ruang lingkup tersebut juga merambah pada penyelenggaraan kuliah tamu, seminar, workshop, penyusunan proposal riset bersama, hingga pemanfaatan sarana dan prasarana laboratorium secara terintegrasi.

Penunjukkan dokumen kerja sama yang telah resmi disepakati oleh kedua institusi.
Penunjukkan dokumen kerja sama yang telah resmi disepakati oleh kedua institusi. (Foto: Humas FTAB UB)

Melalui terjalinnya PKS ini, FTAB UB dan BRIN optimis dapat membangun ekosistem riset nanoteknologi dan bioteknologi yang kokoh demi mewujudkan kemandirian material berkelanjutan berbasis sumber daya lokal.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.