MOJOKERTO | JATIMSATUNEWS.COM: Memperkuat keterkaitan antara teori akademik dan praktik dunia industri, Program Studi Agribisnis, Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBiPK) Universitas Brawijaya (UB) menggelar kegiatan Factory Visit ke pabrik PT Yakult Indonesia Persada di Mojokerto, Jawa Timur.
Kegiatan ini menjadi bagian dari praktik kerja lapang mata kuliah Manajemen Operasional dalam Agribisnis. Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana sistem manajemen operasional diterapkan dalam industri pengolahan pangan berskala besar.
Tidak sekadar menjadi kunjungan industri, kegiatan ini dirancang sebagai bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), sehingga mahasiswa dapat menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan realitas pengelolaan perusahaan di lapangan.
Baca juga: 4 Tahun Berkiprah, Grand Mercure Malang Mirama Terus Tumbuh dan Berinovasi di Industri Perhotelan
Mahasiswa diajak memahami berbagai tahapan operasional perusahaan, mulai dari perencanaan produksi, pengelolaan bahan baku, pengendalian kualitas, pengaturan kapasitas produksi, hingga sistem distribusi produk kepada konsumen.
Mengenal Sistem Manajemen Operasional Industri Pangan
PT Yakult Indonesia Persada dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena perusahaan tersebut bergerak di bidang industri minuman susu fermentasi probiotik yang memiliki sistem pengelolaan produksi dan pengawasan mutu secara terintegrasi.
Dalam kunjungan ini, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai pentingnya perencanaan kebutuhan bahan baku, efisiensi proses produksi, penerapan prosedur operasional standar (Standard Operating Procedure/SOP), serta pengawasan mutu untuk memastikan produk memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan.
Mahasiswa juga dapat memahami bahwa industri pengolahan pangan membutuhkan konsistensi kualitas, ketelitian dalam pengendalian proses, serta koordinasi yang baik antarfungsi organisasi.
Aspek-aspek tersebut menjadi bagian penting dalam manajemen operasional, mengingat keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga oleh efisiensi pemanfaatan sumber daya dan ketepatan dalam memenuhi kebutuhan pasar.
Menghubungkan Teori Perkuliahan dengan Realitas Industri
Melalui kegiatan Factory Visit, mahasiswa didorong untuk mengembangkan kemampuan analisis terhadap berbagai aktivitas operasional perusahaan berdasarkan konsep manajemen yang telah dipelajari di ruang kelas.
Sejumlah aspek yang menjadi perhatian dalam pembelajaran meliputi strategi proses produksi, tata letak fasilitas, manajemen persediaan, pengendalian mutu, hingga hubungan antara kapasitas produksi dan kebutuhan pasar.
Pengalaman tersebut memberikan pemahaman bahwa setiap keputusan operasional memiliki pengaruh terhadap produktivitas, efisiensi biaya, konsistensi kualitas produk, serta daya saing perusahaan.
Dalam perspektif agribisnis, manajemen operasional memiliki posisi strategis karena berperan mengintegrasikan aktivitas bisnis dari sektor hulu hingga hilir. Pengelolaan operasi yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan nilai tambah sekaligus menjaga keberlanjutan usaha.
Selain memperluas wawasan tentang proses industri, kegiatan ini juga melatih keterampilan observasi, kemampuan analitis, serta pola pikir kritis mahasiswa dalam memahami dan mengevaluasi pengambilan keputusan di lingkungan perusahaan.
Mempersiapkan Lulusan yang Adaptif terhadap Kebutuhan Industri
Kunjungan industri ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Program Studi Agribisnis FBiPK UB dalam menghadirkan proses pembelajaran yang relevan dengan perkembangan dunia usaha dan dunia industri.
Melalui interaksi langsung dengan lingkungan perusahaan, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai kompetensi profesional yang dibutuhkan dalam pengelolaan agribisnis modern. Kompetensi tersebut mencakup efisiensi operasional, pengendalian kualitas, inovasi proses, serta manajemen rantai pasok.
Pengalaman ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dinamika dunia kerja sekaligus membuka wawasan mengenai berbagai peluang karier di sektor industri pengolahan pangan dan agribisnis.
Lebih dari itu, pembelajaran langsung di lingkungan perusahaan juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya kedisiplinan, ketelitian, koordinasi, dan penerapan standar kerja profesional sebagai bagian dari budaya organisasi.
FBiPK UB Perkuat Pembelajaran Berbasis Industri
Pelaksanaan Factory Visit ke PT Yakult Indonesia Persada di Mojokerto mencerminkan komitmen Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan Universitas Brawijaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui integrasi pembelajaran akademik dengan praktik industri.
Pendekatan tersebut sejalan dengan pengembangan pendidikan tinggi yang tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan teori, tetapi juga mendorong mahasiswa memahami persoalan nyata dan mengembangkan kemampuan merumuskan solusi melalui pendekatan ilmiah serta manajerial.
Melalui praktik kerja lapang ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep manajemen operasional, tetapi juga memiliki perspektif strategis mengenai pengelolaan perusahaan agribisnis yang produktif, efisien, inovatif, dan berdaya saing.
Ke depan, penguatan pembelajaran berbasis industri di lingkungan Program Studi Agribisnis FBiPK UB diharapkan terus dikembangkan sebagai langkah mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, kemampuan manajerial, serta kesiapan profesional untuk berkontribusi dalam transformasi sektor agribisnis nasional.
Upaya tersebut sekaligus menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan perkembangan sektor pangan dan agribisnis.
#UniversitasBrawijaya_SDG4 #UniversitasBrawijaya_SDG8


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.