Langsung ke konten
Jumat, 2 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Bantu UMKM Namazu Bites Malang, Mahasiswa FTAB UB Ciptakan Sistem Monitoring Lele Berbasis IoT

Melalui Program Mahasiswa Membangun Mitra (3M) 2026, Kelompok 52 Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem Universitas Brawijaya (FTAB UB) sukses

Tim Kelompok 52 FTAB UB berfoto bersama seusai dinobatkan sebagai Juara I pada ajang Expo Program Mahasiswa Membangun Mitra (3M) FTAB Universitas Brawijaya 2026.

Tim Kelompok 52 FTAB UB berfoto bersama seusai dinobatkan sebagai Juara I pada ajang Expo Program Mahasiswa Membangun Mitra (3M) FTAB Universitas Brawijaya 2026. (Foto: Humas FTAB UB)

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Terobosan teknologi tepat guna kembali lahir dari kalangan akademisi muda. Melalui Program Mahasiswa Membangun Mitra (3M) 2026, Kelompok 52 Fakultas Teknologi Agroindustri dan Biosistem Universitas Brawijaya (FTAB UB) sukses menghadirkan inovasi pemantauan kualitas air kolam lele berbasis Internet of Things (IoT) untuk mitra budidaya UMKM Namazu Bites di RW 09 Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Sistem mutakhir ini dirancang untuk menjawab kendala klasik pengujian kualitas air kolam yang selama ini masih dilakukan secara manual dan lambat, sehingga kerap berisiko pada kesehatan benih ikan. Dengan perangkat IoT tersebut, parameter vital seperti suhu, derajat keasaman (pH), kadar amonia, Total Dissolved Solids (TDS), hingga tingkat kekeruhan air dapat terbaca secara waktu nyata (real-time) langsung dari layar ponsel pintar.

Dosen Pembimbing Lapang (DPL), Dr. Dewi Maya Maharani, S.TP., M.Sc., menjelaskan bahwa perangkat ini sengaja dirancang seringkas mungkin agar mudah diadopsi oleh pelaku budidaya skala rumahan.

Baca juga: Bantu UMKM Ecoprint Malang Naik Kelas, Mahasiswa FTAB UB Ciptakan Mesin Pengukus Portable Efisien

Baca juga: Dosen FTAB UB Hibahkan Smart Vacuum Sealer untuk UMKM di Situbondo

“Kami mendorong mahasiswa untuk menghadirkan teknologi yang tidak hanya inovatif, tetapi juga aplikatif dan berkelanjutan. Sistem monitoring ini kami desain agar sederhana, mudah dioperasikan, dan sesuai dengan kebutuhan nyata mitra pembudidaya. Harapannya, mitra mampu mandiri dalam menjaga kualitas air sehingga produktivitas budidaya meningkat,” tutur Dr. Dewi.

Mahasiswa FTAB UB bersama mitra pembudidaya UMKM Namazu Bites saat meninjau panel sistem monitoring kualitas air berbasis IoT di kolam budidaya lele, Tlogomas, Kota Malang.
Mahasiswa FTAB UB bersama mitra pembudidaya UMKM Namazu Bites saat meninjau panel sistem monitoring kualitas air berbasis IoT di kolam budidaya lele, Tlogomas, Kota Malang. (Foto: Humas FTAB UB)

Senada dengan hal itu, DPL Prof. Dr. Siti Asmaul Mustaniroh, S.TP., M.P., menegaskan bahwa program 3M menjadi jembatan nyata bagi mahasiswa dalam memberikan solusi kontekstual atas persoalan di lapangan.

Ia memaparkan bahwa sinergi bersama UMKM Namazu Bites merupakan bukti konkret peran aktif kampus dalam mengakselerasi perekonomian masyarakat lewat teknologi berdaya guna, sekaligus menyokong tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) seperti industri, inovasi, konsumsi bertanggung jawab, dan kemitraan strategis.

Iklan

Dampak positif penerapan teknologi ini dirasakan langsung oleh pengelola budidaya. Ketua RW 09 sekaligus pemilik UMKM Namazu Bites, Sukaryono, mengaku pekerjaan hariannya kini jauh lebih mudah dan terpantau akurat setiap saat.

“Kami sangat terbantu dengan adanya sistem IoT ini. Sebelumnya kami harus mengecek air secara manual, sekarang kondisi kolam bisa dipantau kapan saja lewat HP. Ini sangat efektif dan efisien untuk budidaya lele kami,” ujar Sukaryono.

Apresiasi serupa diungkapkan oleh pemilik kolam, Yudi, yang merasa terbantu dengan bimbingan teknis yang diberikan para mahasiswa secara berkelanjutan.

“Mahasiswa tidak hanya memasang alat, tetapi juga melatih kami cara membaca data di aplikasi, cara merawat sensor, dan cara mengambil keputusan dari hasil monitoring. Jadi kami bisa mengoperasikan sendiri secara mandiri,” ungkap Yudi.

Berkat dampak nyata dan keberlanjutan program di masyarakat, inovasi karya Kelompok 52 FTAB UB ini berhasil menyabet predikat Juara I pada ajang Expo Program Mahasiswa Membangun Mitra (3M) FTAB UB 2026, membuktikan keunggulan inovasi anak bangsa dalam memajukan perikanan perkotaan modern.

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.