Langsung ke konten
Selasa, 22 September 2026
Headline Self Awareness dalam Islam: Ketika Ilmu Menjadi Pembenaran Diri
Daerah

Tingkatkan Tourism Experience, UPNVJT Hadirkan Smart Gastronomy Kopi di Teduh Glamping

Dokumentasi Bersama Kegiatan Tingkatkan Tourism Experience, UPNVJT Hadirkan Smart Gastronomy Kopi di Teduh Glamping

Dokumentasi Bersama Kegiatan Tingkatkan Tourism Experience, UPNVJT Hadirkan Smart Gastronomy Kopi di Teduh Glamping

BONDOWOSO | JATIMSATUNEWS.COM: Kekayaan komoditas kopi lokal di kawasan lereng Ijen-Raung, Kabupaten Bondowoso, terus didorong agar mampu memberikan nilai tambah yang optimal bagi sektor pariwisata. Pelaksanaan riset terapan oleh tim akademisi dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Jawa Timur yang diketuai oleh Farta Ade Saputra dari Program Studi Pariwisata ini berakar dari evaluasi riset sebelumnya, yang mencatat masih terbatasnya produk wisata yang mampu memberikan pengalaman mendalam terkait wisata kopi di Bondowoso, khususnya pada aspek gastronomi.

Kopi Arabika Java Ijen-Raung telah lama dikenal memiliki mutu unggul serta mengantongi sertifikasi Indikasi Geografis (IG) sebagai daya tarik gastronomi di wilayah yang dijuluki sebagai ‘Republik Kopi’ ini. Ironisnya, di tengah julukan tersebut, kuliner kopi khas lokal justru belum banyak atau belum mudah ditemukan, karena masih sangat umum bagi wisatawan untuk menikmati sajian kopi komersial luar seperti latte, cappuccino, dan sejenisnya. Padahal, pengembangan sajian menu kopi melalui kreativitas barista sangat mendesak untuk memperkuat identitas dan daya saing destinasi, sekaligus menghadirkan memorable tourism experience yang menyeluruh—meliputi keotentikan rasa, transparansi asal-usul produk, hingga pemahaman filosofis dari setiap sajian yang dinikmati.

Menjawab tantangan tersebut, tim peneliti memilih daya tarik wisata Teduh Glamping sebagai lokus uji coba prototipe, serta menggali data melalui diskusi kelompok terpumpun (Focus Group Discussion) bersama pengelola untuk merumuskan narasi digital yang mendalam. Berdasarkan hasil FGD tersebut, tim melakukan eksperimen terkontrol untuk merumuskan dan menghasilkan prototipe produk terbaik, yang kemudian divalidasi langsung oleh para ahli di bidangnya. Proses ini melahirkan terobosan bertajuk Smart Gastronomy yang merangkum sejarah panjang, mulai dari era perkebunan kolonial, tradisi ngasak masyarakat masa lalu yang melahirkan racikan legendaris “Kopi Jitu”, hingga evolusi modern menjadi signature beverage bernama Kopi JAN (Jitu Arum Ndaru). Produk unggulan ini memadukan kopi Arabika murni dengan rempah lokal berkat tangan terampil barista, serta disajikan secara autentik menggunakan cangkir dan teko enamel lurik tradisional.

Penyajian produk ini dikemas secara modern dengan memanfaatkan pemindaian kode QR atau QR-Code yang terhubung langsung ke sistem informasi digital. Melalui fitur tersebut, wisatawan dapat mengakses landing page interaktif multibahasa yang memuat data komprehensif, mulai dari sejarah kopi, hasil uji laboratorium pangan, hingga filosofi sajian khas lereng Ijen-Raung.

Inovasi yang dihadirkan ini mendapatkan sambutan yang hangat dari pihak pengelola. Okta Kurniawan selaku pengelola daya tarik wisata Teduh Glamping menyampaikan bahwa kegiatan riset seperti ini sangat dibutuhkan untuk membantu pengembangan atraksi wisata di wilayahnya. Pihaknya juga berharap agar tim peneliti dapat terus melanjutkan program serupa di masa mendatang, termasuk melalui implementasi program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) guna memberikan nilai tambah ekonomi bagi para pelaku UMKM pariwisata setempat.

Penulis : Farta Ade Saputra

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.