Langsung ke konten
Sabtu, 17 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Berbagi Kebahagiaan di Jumat Manis, Gus Muk Bolosewu Berikan Doorprize Umrah Gratis Serta Santuni 350 Yatim & Dhuafa

Gus Muk beserta keluarga memberikan santunan kepada para penerima.

Gus Muk beserta keluarga memberikan santunan kepada para penerima. (Foto: Miftachul Amin)

PASURUAN | JATIMSATUNEWS.COM – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Gus Muk Bolosewu, tokoh pengobatan alternatif yang cukup populer di media sosial di Kota Pasuruan. Dalam kegiatan santunan rutin yang digelar pada Jumat Legi, 16 Oktober 2026, Gus Muk Bolosewu tidak hanya berbagi bantuan kepada sekitar 350 fakir miskin, anak yatim, dan kaum duafa, tetapi juga menghadirkan kejutan pertanyaan istimewa yang berhadiah umrah gratis bagi salah satu penerima santunan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB atau selepas waktu Asar tersebut digelar di kediaman Gus Muk Bolosewu, Jalan Majapahit, Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan. Acara ini merupakan bagian dari kegiatan sosial yang telah berjalan selama 6 tahun dan secara konsisten dilaksanakan setiap Jumat Legi atau Jumat Manis.
Sejak sore hari, para penerima santunan berdatangan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan pengajian dan ceramah agama oleh Ustadz Nuri dari Bakalan. Setelah tausiah, acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara langsung oleh Gus Muk Bolosewu bersama istri-istri beliau.
Sekitar 350 penerima mendapatkan bantuan berupa beras, makanan ringan, kue, serta uang saku untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Para penerima berasal dari sejumlah wilayah di Kecamatan Bugul Kidul, meliputi Kelurahan Kepel, Tapaan, Blandongan, Bakalan, Krampyangan, Bugul Kidul serta wilayah sekitarnya.
Di tengah meningkatnya kebutuhan hidup dan berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial yang diharapkan dapat meringankan beban warga yang membutuhkan.

Kejutan Umrah Gratis, Penerima Santunan Tak Kuasa Menahan Haru

Suasana santunan semakin istimewa ketika Gus Muk Bolosewu memberikan doorprize berupa satu paket umrah gratis kepada salah seorang penerima santunan. Hadiah tersebut menjadi kejutan yang menghadirkan kebahagiaan tersendiri di tengah kegiatan berbagi pada Jumat Legi itu.
Penerima hadiah umrah gratis tersebut adalah Ibu Asiyah, yang dikenal pula sebagai Bu Saiful, warga Bugul Kidul. Saat ditemui media, ia mengaku sangat bahagia dan tidak menyangka akan mendapatkan kesempatan untuk berkunjung ke Baitullah.
Dengan penuh haru, ia mengungkapkan rasa syukur atas hadiah yang diterimanya. Kebahagiaan tersebut begitu besar hingga membuatnya sulit mengungkapkan perasaannya dengan kata-kata.
Ia juga menyampaikan doa agar Gus Muk senantiasa diberikan kesehatan, umur yang panjang nan berkah, serta kelancaran dan kemajuan dalam menjalankan usaha pengobatan alternatifnya.
Pemberian hadiah umrah gratis ini menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam kegiatan santunan tersebut. Selain membantu kebutuhan sehari-hari, kegiatan ini juga menghadirkan harapan dan kebahagiaan bagi penerimanya.

Enam Tahun Konsisten Berbagi dengan Warga Sekitar

Salah seorang penerima santunan lainnya, Bu Zainab dari Kelurahan Kepel, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian Gus Muk Bolosewu yang secara rutin memberikan bantuan setiap Jumat Legi.
Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan karena dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
Ia berharap Gus Muk Bolosewu beserta keluarga senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan.
Konsistensi kegiatan sosial selama enam tahun ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang dilakukan secara berkelanjutan. Santunan rutin tidak hanya menjadi sarana berbagi materi, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat saling membantu di lingkungan masyarakat.

Gus Muk Bolosewu: Saya Bahagia Apabila Orang di Sekitar Saya Juga Bahagia


Saat ditemui media, Gus Muk Bolosewu menjelaskan bahwa kegiatan santunan setiap Jumat Legi merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepeduliannya untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di sekitar Yayasan Gus Muk Bolosewu.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat diterima dengan baik, bermanfaat bagi para penerima, serta menjadi amal kebaikan yang diridai Allah SWT.
Gus Muk Bolosewu mengaku merasa bahagia ketika melihat masyarakat yang hadir dapat tersenyum dan merasakan kebahagiaan melalui kegiatan tersebut.
“Saya bahagia apabila orang-orang di sekitar saya juga bahagia,” ungkap Gus Muk Bolosewu.
Pernyataan tersebut mencerminkan pesan bahwa kebahagiaan tidak selalu diukur dari apa yang dimiliki seseorang, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat diberikan kepada orang lain.
Bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi, perhatian dan kepedulian semacam ini dapat menjadi penguat semangat sekaligus pengingat bahwa mereka tidak berjalan sendirian.

Ditutup dengan Ramah Tamah


Setelah seluruh rangkaian santunan selesai, kegiatan ditutup dengan pertemuan dan ramah tamah bersama panitia serta tim pengobatan Gus Muk Bolosewu. Suasana kekeluargaan mewarnai akhir acara yang berlangsung penuh kehangatan tersebut.
Melalui kegiatan yang telah berjalan selama enam tahun ini, Gus Muk Bolosewu berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat. Sebab, sekecil apa pun bantuan yang diberikan dengan ketulusan dapat membawa arti besar bagi orang yang menerimanya.(Amin)

Foto profil Miftachul Amin
Miftachul Amin

Saya adalah pejuang informasi Siap menyampaikan berita fakta tanpa dusta. Siap mempublikasikan kegiatan anda hub. 085781800824

Lihat semua artikel oleh Miftachul Amin

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.