Langsung ke konten
Selasa, 15 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

MWCNU Widodaren dan PRNU Sidolaju Gelar Lailatul Ijtima, Tegaskan Hakikat Hidup dan Pentingnya Khidmah

Lailatul Ijtima dan Istigasah MWCNU Widodaren, Senin (15/9/2026) malam bersama ranting Sidolaju sebagai shohibul bait.

Lailatul Ijtima dan Istigasah MWCNU Widodaren, Senin (15/9/2026) malam bersama ranting Sidolaju sebagai shohibul bait./dok.QONY

Lailatul Ijtima dan Istigasah MWCNU Widodaren, Senin (15/9/2026) malam bersama ranting Sidolaju sebagai shohibul bait./dok.QONY

NGAWI | JATIMSATUNEWS.COM: Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Widodaren Kabupaten Ngawi menggelar kegiatan Lailatul Ijtima’ dan Istigasah.

Mereka berkolaborasi dengan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Sidolaju.

Suasana penuh kehangatan dan kekhusyukan melingkupi jemaah yang hadir, diiringi lantunan shalawat dari Grup Hadrah Hidayatuttulab.

Baca juga: Kolaborasi NU-Care LAZISNU PCNU Ngawi dan Qatar Charity Bangun Masjid Islamic Center IPHI Dihadiri Bupati Ony

Lailatul Ijtima Jadi Sarana Silaturahmi dan Khidmah

Lailatul Ijtima Shalawat Al Barzanji dan Istigasah ini menjadi ajang silaturahmi dan khidmah warga NU di Kecamatan Widodaren.

Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Tanfidziyah Ranting NU Sidolaju, Fajar Maulana.

Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan kehadiran jemaah pada agenda ini.

Sambutan dilanjutkan oleh Ketua Tanfidziyah MWCNU Widodaren, Kiai Daud Sunaryo.

Dalam pencerahannya, beliau menegaskan pentingnya konsistensi dalam merawat tradisi Lailatul Ijtima’ sebagai sarana mempererat tali silaturahmi serta memperkuat jam’iyyah Nahdlatul Ulama di tingkat akar rumput.

Hakikat Hidup dan Sehat Menurut Islam

Memasuki acara inti, pesan spiritual (Mauidhoh Hasanah) disampaikan oleh Ahmad Muttaqin, M.Pd.

Dalam ceramahnya, beliau menyoroti hakikat kehidupan manusia di dunia dan bagaimana menyikapi nikmat serta cobaan.

“Mboten sedoyo sehat niku keageman alfiyah,” ujar Ahmad Muttaqin, M.Pd.

Beliau menjelaskan bahwa kesehatan fisik yang sempurna tidak selalu menjadi jaminan keberkahan jika tidak digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Sebaliknya, hakikat hidup di dunia adalah bagaimana setiap ujian, baik berupa nikmat sehat maupun rasa sakit, dapat menjadi sarana peningkatan iman dan penyuci dosa.

Istigasah dan Doa Bersama untuk Kesembuhan

Puncak kekhusyukan acara ditandai dengan pelaksanaan Istigasah yang dipimpin langsung oleh Rais Syuriyah MWCNU Widodaren, Kiai Mochtar Khudlori.

Seluruh jemaah berzikir dan memohon pertolongan kepada Allah SWT untuk keselamatan umat dan bangsa.

Iklan

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa khusus yang dipanjatkan bersama untuk kesembuhan para putra-putri pengurus NU yang sedang diuji dengan sakit, di antaranya:

  • Putri dari Dina Anwary, Ketua PAC Muslimat NU Widodaren, Dina Anwary
  • Putra dari Nur Effendi, Sekretaris MWCNU Widodaren
  • Putra dari Rais Syuriyah PRNU Sidolaju

Baca juga: 3 NU-Care MWCNU Ngawi Raih Penghargaan Program Intensifikasi Koin NU

Melalui doa bersama ini, seluruh jemaah berharap Allah SWT segera mengangkat penyakit dan memberikan kesembuhan yang sempurna.

Selain itu juga berharap dapat menguatkan semangat berkhidmah para pengurus NU di wilayah Widodaren.

Ali Sadikin sebagai ketua Banser, mengaku senang bisa mendapatkan kesempatan mengambil peran untuk kelancaran acara.

Tampak jajaran Banser dan Ansor siaga di depan gedung MWCNU Widodaren selama acara berlangsung.

Acara pun berjalan lancar dan penuh khidmah, dengan pengamanan dari Banser Widodaren dengan semangat khidmah dalam organisasi Nahdlatul Ulama.(QONY)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.