Langsung ke konten
Jumat, 21 Agustus 2026
Headline Relik Dmitry Donskoy Ditemukan Utuh di Kremlin, Putin Tinjau Makam
Pendidikan

PBAK Fakultas Syariah 2026 Ditutup, WD III Dorong Mahasiswa Baru Bertumbuh dan Berdampak

Wakil Dekan III Miftahul Huda resmi menutup PBAKF untuk mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang 2026.

Wakil Dekan III Miftahul Huda resmi menutup PBAKF untuk mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang 2026./dok.UIN Malang

Wakil Dekan III Miftahul Huda resmi menutup PBAKF untuk mahasiswa Fakultas Syariah UIN Malang 2026./dok.UIN Malang

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Rangkaian Pengenalan Budaya Akademik Kampus Fakultas Syariah (PBAKF) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun Akademik 2026 resmi berakhir pada Jumat (21/8).

Bertempat di Aula Lantai 5 Gedung Ir. Soekarno, kegiatan ini berlangsung mulai pukul 07.30 hingga 14.00 WIB.

Sebanyak 666 mahasiswa baru dari Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), Hukum Tata Negara (HTN), dan Hukum Ekonomi Syariah (HES) mengikutinya dengan antusias.

Baca juga: PBAKF 2026 Fakultas Syariah UIN Malang Dibuka, Mahasiswa Baru Wajib Berintegritas dan Peka Isu Sosial

WD III Tutup PBAKF Syariah 2026

Penutupan PBAKF secara resmi dilakukan oleh Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni Fakultas Syariah, Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H.

Turut hadir pula Ketua DEMA Fakultas Syariah Fawwas Fudhail Muhammad, Ketua Panitia PBAK dari unsur dosen Dr. Mahbub Ainur Rofiq, M.H.I., Sekprodi HES Dwi Fidayanti, MH, dan Sekprodi HTN Abdul Kadir, M.H., sekretaris panitia dosen Yayuk Windari, M.H., serta Ketua Panitia PBAK mahasiswa Saidul Maghfur Hakim.

Dalam sambutannya, Miftahul Huda menyampaikan bahwa PBAKF bukan sekadar kegiatan pengenalan lingkungan kampus, melainkan menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk memahami kehidupan akademik.

Manfaat lainnya adalah membangun karakter sebagai bagian dari keluarga besar Fakultas Syariah.

“Selama pelaksanaan PBAK, teman-teman mahasiswa baru telah mengenal lingkungan kampus, sistem akademik, program studi, organisasi kemahasiswaan. Baik unit yang ada di DEMA maupun unit-unit di Fakultas, serta budaya akademik dan nilai-nilai yang menjadi karakter Fakultas Syariah,” tuturnya.

“Semua itu bukan sekadar informasi yang harus diingat, tetapi menjadi bekal untuk menjalani kehidupan sebagai mahasiswa,” sambungnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan fakultas dan panitia, baik dari unsur dosen maupun mahasiswa, yang telah bekerja keras mempersiapkan dan mendampingi seluruh rangkaian kegiatan PBAKF.

“Teman-teman semuanya luar biasa. Semoga kerja keras dan kebersamaan yang telah dibangun menjadi amal kebaikan,” ungkapnya.

Mahasiswa Harus Bangun Persahabatan dan Hadapi Rintangan

Miftah mengajak mahasiswa baru menjadikan Fakultas Syariah sebagai rumah kedua.

Menurutnya, kampus bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ruang untuk membangun persahabatan, menghadapi tantangan, menemukan pengalaman, hingga belajar dari kegagalan.

“Di tempat ini teman-teman akan belajar, berdiskusi, bersahabat, menghadapi tantangan, menemukan pengalaman, bahkan mungkin mengalami kegagalan,” pesannya.

“Percayalah, semua proses itu akan menjadi bagian penting dari perjalanan kalian menuju masa depan,” tekannya.

Sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem kemahasiswaan yang aktif dan produktif, Fakultas Syariah menurut Miftah juga membuka ruang seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk beraktivitas produktif.

Yakni, menyampaikan gagasan, mengembangkan kreativitas, membangun prestasi, serta menjalankan berbagai kegiatan positif.

Namun, Miftah juga mengingatkan bahwa kebebasan tersebut harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab.

Wakil Dekan III berharap mahasiswa baru mampu membangun budaya kemahasiswaan yang kritis tetapi tetap santun.

Kemudian, aktif tetapi tetap beretika, serta berani menyampaikan pendapat dengan tetap menghormati perbedaan.

“Jaga nama baik almamater. Jaga akhlak, termasuk dalam berinteraksi dengan dosen dan tenaga kependidikan. Hormati sesama mahasiswa. Bangun persaudaraan dan jangan mudah terpecah oleh perbedaan,” tegasnya.

Baca juga: Jangan Hanya Menjadi Mahasiswa: Bertumbuh, Berprestasi, Berjejaring, dan Berdampak

Mahasiswa Wajib Kembangkan Keterampilan selain Akademik

Di tengah perkembangan teknologi, kecerdasan buatan, perubahan dunia kerja, dan dinamika sosial yang semakin cepat, mahasiswa juga mendapat tuntutan memiliki kemampuan yang lebih luas daripada sekadar pencapaian akademik.

Karena itu, Miftahul Huda mendorong mahasiswa baru untuk mulai membangun empat hal penting sejak awal, yakni kompetensi, karakter, jejaring, dan kontribusi.

Mahasiswa wajib memiliki kompetensi yang kuat, membangun karakter yang baik, memperluas jejaring dengan teman, dosen, alumni, lembaga, dan masyarakat.

Lalu, menjadikan ilmu yang diperoleh selama di bangku kuliah sebagai sesuatu yang memberikan manfaat bagi orang lain.

Menutup sambutannya, Miftahul Huda menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru.

Ia mengajak mereka menjadikan masa perkuliahan sebagai perjalanan untuk bertumbuh dan memberikan dampak positif.

“Selamat datang dan selamat menjadi bagian dari keluarga besar Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,” ucapnya.

“Semoga empat tahun atau lebih perjalanan kalian di kampus ini tidak hanya menghasilkan ijazah, tetapi juga menghasilkan ilmu, pengalaman, persahabatan, prestasi, karakter, dan kebermanfaatan,” harapnya.

“Selamat menempuh perjalanan baru. Bertumbuhlah, berprestasilah, bangun jejaring, dan jadilah mahasiswa yang berdampak,” pungkasnya.

Dengan mengucapkan Alhamdulilahirobbil ‘alamin, WD III Miftahul Huda secara resmi menutup PBAKF Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun Akademik 2026.

PBAKF Tuntas, Jadi Awal Perjalanan Maba Syariah UIN Malang 2026

Penutupan PBAKF menjadi penanda awal perjalanan baru bagi 666 mahasiswa baru Fakultas Syariah.

Bekal pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama masa pengenalan dapat menjadi pijakan untuk menjalani kehidupan akademik, mengembangkan potensi, meraih prestasi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi almamater dan masyarakat.(MFT)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.