Langsung ke konten
Senin, 7 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Daerah

Jamaah Haji Mandiri Kabupaten Malang Tunjukkan Solidaritas Tinggi, Pendampingan Kemenhaj Maksimal

 

Jamaah Haji Mandiri Kabupaten Malang Tunjukkan Solidaritas Tinggi, Pendampingan Kemenhaj Maksiml

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: 26 April 2026 – Jamaah haji mandiri di Kabupaten Malang menunjukkan kekompakan dan solidaritas yang kuat menjelang keberangkatan musim haji 2026. Meski berasal dari beragam latar belakang profesi, mulai dari pengusaha, birokrat, akademisi, petani hingga ulama, para jamaah tetap mampu menjaga kebersamaan dalam satu tujuan yang sama: menunaikan ibadah haji dengan sebaik-baiknya.

Keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan tersendiri. Para calon jamaah haji mandiri ini membangun komunikasi yang intens, saling membantu, dan mengedepankan semangat kolaboratif dalam setiap tahapan persiapan, mulai dari administrasi hingga manasik haji.

Sekretaris Koordinator Calon Jamaah Haji Mandiri Kabupaten Malang, Muhammad Rosyid, yang dijadwalkan berangkat pada musim haji 2026, menegaskan bahwa kekompakan menjadi kunci utama dalam menjaga harmonisasi antarjamaah.

“Kami berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, namun memiliki tujuan yang sama, yaitu menunaikan ibadah haji dengan sebaik-baiknya. Alhamdulillah, komunikasi dan koordinasi antarjamaah berjalan baik, saling membantu dan menguatkan,” ujarnya.

Iklan

Rosyid juga memberikan apresiasi terhadap peran aktif Kementerian Haji Kabupaten Malang yang dinilai sangat maksimal dalam memberikan pendampingan kepada jamaah haji mandiri.

Menurutnya, pendampingan tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari pengarahan, pembinaan, hingga penyediaan fasilitas tempat untuk koordinasi dan pelaksanaan manasik haji. Tak hanya itu, jamaah juga mendapatkan arahan terkait pembimbing manasik yang kompeten dan berpengalaman.

Senada dengan itu, Ketua Koordinator Calon Jamaah Haji Mandiri Kabupaten Malang, Moh Latif, menegaskan bahwa kekompakan jamaah tidak terlepas dari upaya menyatukan visi dan misi bersama.

“Kami berkomitmen menjaga kekompakan ini. Dengan adanya fasilitasi dari Kemenhaj, baik tempat maupun pembimbing manasik, jamaah menjadi lebih terarah dan siap menghadapi rangkaian ibadah haji,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sinergi antara jamaah dan Kementerian Haji Kabupaten Malang menjadi faktor penting dalam menciptakan jamaah yang mandiri, namun tetap terarah secara syariat maupun teknis pelaksanaan ibadah.

Dengan kolaborasi yang terus terjalin erat ini, seluruh calon jamaah haji mandiri Kabupaten Malang diharapkan dapat menjalankan ibadah haji tahun 2026 dengan lancar, khusyuk, serta meraih predikat haji mabrur.

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.