Langsung ke konten
Jumat, 11 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Jakarta

IHSG Membaik, DPD RI Lia Istifhama Dorong Investasi Daerah

 

DPD RI Lia Istifhama Soroti Pemulihan IHSG, Dorong Investasi Daerah Jadi Penopang Ekonomi Nasional

JAKARTA  | JATIMSATUNEWS.COM: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, menilai membaiknya kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam beberapa hari terakhir sebagai sinyal positif bagi perekonomian nasional. Meski demikian, ia menegaskan momentum pemulihan tersebut harus diikuti dengan penguatan investasi di daerah agar ketahanan ekonomi Indonesia semakin solid dan merata.

Menurut Ning Lia, pergerakan IHSG yang mulai stabil mencerminkan pulihnya kepercayaan pasar terhadap kondisi ekonomi nasional. Namun, ia mengingatkan bahwa stabilitas ekonomi jangka panjang tidak bisa hanya bergantung pada sektor keuangan dan pasar modal semata.

“IHSG yang mulai pulih tentu patut diapresiasi. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana pemulihan ini berdampak nyata bagi perekonomian daerah dan masyarakat,” ujar Ning Lia dalam keterangannya di Jakarta.

Iklan

Ia menilai pemerataan investasi ke daerah dan sektor riil menjadi faktor kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Sektor-sektor strategis seperti usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertanian, industri kreatif, serta pengolahan sumber daya lokal dinilai memiliki potensi besar untuk menopang ekonomi nasional sekaligus menyerap tenaga kerja secara luas.

Menurut Ning Lia, penguatan investasi di daerah tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional saat terjadi gejolak pasar global. Oleh karena itu, ia mendorong adanya kebijakan yang lebih berpihak pada pengembangan ekonomi daerah.

“Kemudahan perizinan, kepastian hukum, serta penguatan infrastruktur dasar harus menjadi prioritas. Daerah memiliki potensi besar sebagai motor pertumbuhan ekonomi jika dikelola dengan serius,” tegasnya.

Lia juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam merespons dinamika ekonomi global. Koordinasi kebijakan yang kuat dinilai mampu menjaga iklim investasi tetap kondusif sekaligus melindungi pelaku usaha, khususnya di daerah.

Ia berharap pemulihan IHSG tidak hanya dipahami sebagai indikator pasar modal semata, melainkan sebagai momentum untuk melakukan pembenahan struktural ekonomi, termasuk pemerataan investasi dan penguatan sektor riil.

“Pertumbuhan ekonomi yang sehat harus dirasakan masyarakat luas, bukan hanya tercermin pada angka pasar modal. Pemerataan investasi menjadi langkah strategis agar manfaat ekonomi benar-benar dirasakan hingga ke daerah,” ucapnya.

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.