Banner Iklan

Pameran Seni yang Tak Sempat Terucap, Sebuah Perayaan Ekspresi dari Seniman Outsider Art JKT

Admin JSN
28 Maret 2025 | 12.23 WIB Last Updated 2025-03-28T05:23:54Z

 

Outsider Art Jakarta menggelar pameran seni yang menghadirkan berbagai karya dari para seniman yang mencipta di luar batas konvensi

JAKARTA|JATIMSATUNEWS.COM - Seni adalah bahasa ketika kata-kata tak lagi cukup diutarakan. Pameran berjudul “Yang Tak Sempat Terucap” menghadirkan karya-karya dari seniman Outsider Art JKT, komunitas para seniman yang mencipta di luar batas konvensi. Pameran ini digelar di Outsider Art JKT Gallery, Mitra Hadiprana Boutique Mall Lt. 1, Jalan Kemang Raya No. 30, Jakarta Selatan yang berlangsung mulai tanggal 14 Maret hingga 27 April 2025, dan terbuka untuk umum secara gratis. 

Kak Toto menjadi kurator dalam pameran ini, ia seorang mentor seni bagi anak-anak berkebutuhan khusus, pameran ini menampilkan hasil eksplorasi artistik yang jujur dan autentik.

Setiap karya adalah refleksi dari emosi, pengalaman, dan imajinasi yang sering kali tak terwakili dalam norma seni arus utama.

Di sini, warna, garis, dan tekstur bukan sekadar estetika, melainkan medium untuk menyuarakan pergulatan, harapan, serta identitas yang kerap terabaikan.  

“Yang Tak Sempat Terucap, bukan sekadar pameran, melainkan gerakan inklusif yang mengajak kita untuk mendengar lewat mata dan merasakan lewat jiwa,” ujar Kak Toto disampaikan di Jakarta pada Kamis siang (27/3/2025).

“Karya-karya ini menolak standar ‘kesempurnaan’, karena yang utama adalah kejujuran ekspresi," katanya lagi.

Profil Seniman Mengubah Dukungan Menjadi Karya

Pameran ini menampilkan berbagai seniman berbakat, termasuk Angga Gilliant Nahumury dan Claire Nicole Stephanie Siregar, keduanya merupakan pelukis yang berhasil menemukan suara mereka dalam seni berkat dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan terdekat.  

Angga Gilliant Nahumury, lahir di Jakarta pada 25 September 1995 .Angga adalah anak pertama dari dua bersaudara. Dengan eksplorasi abstrak sebagai medium utama, ia menjadikan seni sebagai alat terapi dan komunikasi. Setiap goresan dan warna yang ia tuangkan adalah refleksi dari perasaannya—murni, spontan, dan jujur.  

Proses kreatif Angga tidak hanya tentang menghasilkan karya, tetapi juga menjadi perjalanan untuk memahami dan mengekspresikan dirinya. Dukungan penuh dari keluarga, terutama dalam membimbing dan memberikan ruang bagi kreativitasnya, telah membuat Angga semakin berkembang sebagai seorang seniman. Kini, seni abstrak tidak hanya menjadi bagian dari kesehariannya, tetapi juga menjadi jembatan bagi orang lain untuk memahami dunianya.  

Claire Nicole Stephanie Siregar, sebagai seorang pelukis dan graphic designer di Filoksenia Foundation. Claire telah menunjukkan bahwa seni bisa menjadi alat untuk menyuarakan isu yang lebih besar dengan gaya naif dekoratif.

Karya utamanya dalam pameran ini mengangkat tema Bumi yang Hijau dan Asri, mengajak kita semua untuk lebih peduli dan menjaga kelestarian alam.  

Claire bukanlah nama asing di dunia seni rupa. Ia telah banyak mengikuti pameran, termasuk proyek Mural Bus Transjakarta dan Mural Mobil Porsche. Keterlibatannya dalam berbagai ajang seni membuktikan bahwa dengan bakat yang diasah dan lingkungan yang mendukung, seseorang bisa berkembang melampaui batasan yang ada.  

Kedua seniman ini adalah bukti nyata bahwa dukungan keluarga dan orang-orang terdekat memainkan peran besar dalam perjalanan seorang seniman. Dengan kepercayaan dan ruang yang diberikan, mereka tidak hanya menciptakan karya, tetapi juga menemukan kebebasan dalam mengekspresikan diri.  

Tentang Outsider Art JKT  

Outsider Art JKT adalah komunitas seni yang berfokus pada pengembangan potensi anak berkebutuhan khusus melalui seni rupa. Dengan pendekatan inklusif, komunitas ini memberikan ruang bagi seniman yang sering kali tidak mendapat tempat di dunia seni arus utama.  

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi Outsider Art JKT

Instagram: [@kaktoto](https://www.instagram.com/kaktoto).


(***)

Kontributor : Lasman Simanjuntak

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pameran Seni yang Tak Sempat Terucap, Sebuah Perayaan Ekspresi dari Seniman Outsider Art JKT

Trending Now