Langsung ke konten
Jumat, 4 September 2026
Headline Officium Nobile Menuju Kepastian, Penyelesaian Problematika Definisi Advokat di Hadapan Mahkamah Konstitusi Tahun 2026 
Malang

Bola Salju Iklim Menulis IAI AL-Qolam Gondang Legi Malang


MALANG I  – Pelatihan menulis bagi mahasiswa selama 4 kali pertemuan per minggu telah usai digelar. Dari tanggal 16 September hingga 8 Oktober 2021, di Kampus IAI AL Qolam Gondang Legi Malang. 

Menghasilkan beberapa hal antara lain buku Antologi, buku-buku solo karya peserta dan MOU dengan Komalku,  Komunitas Menulis Buku Indonesia. Ketuanya,  Anis Hidayatie menjadi narasumber kelas Menulis itu Mudah. 
MOU itu merupakan tindak lanjut dari pelatihan kelas menulis. Bertujuan menggelindingkan bola salju semangat menulis di kalangan mahasiswa, agar tak berhenti di kelas menulis itu mudah saja. 

“Usai kelas menulis,  saya ingin terus ada kelanjutannya. Semangat literasi tumbuh di kalangan mahasiswa Al-Qolam, yang artinya pena. Akan menjadi bola salju, menggelindingkan antusias menulis ke mahasiswa lainnya,” jelas rektor Al Qolam, KH. Adib pada wawancara khusus Rabu, 13/10/2021.

Tentang bentuk kegiatan, lebih lanjut dijabarkan Prof.Fauzan yang pernah ikut mengisi materi Karya Tulis Ilmiah di kelas Menulis itu Mudah, bahwa akan ada Ngopi puisi setiap bulan. Juga menelurkan  buku minimal satu dari kalangan mahasiswa Al Qolam.

“Nantinya kami akan luncurkan kegiatan Ngopi puisi. Ada minum kopi, dengan tiket mencipta atau membacakan puisi,”jelas Profesor Fauzan, yang pada penutupan kegiatan ikut membacakan karya,  AL Qolam,  How Are You Today. 
Mendapat sambutan antusias dari mahasiswa. Naskah-naskah bermunculan. Fiksi, non fiksi hingga kitab kuning. Semua akan diterbitkan dengan isbn sponsor kampus Al Qolam. 
Tentang hal ini,  Muslihin, salah satu peserta menyatakan sukacitanya.
“Alhamdulillah, novel saya akan terbit 2 judul,  terimakasih Al Qolam,” cetus Muslihin. 
Demikian pula Ruspandi, peserta ini akan membukukan karya tulis kitab berbahasa arab yang membahas ilmu nahwu.
“Berkah kelas menulis, buku saya siap diterbitkan dengan isbn,” tutur Ruspandi.

Peserta lain tak sabar menunggu acara ngopi puisi digelar. Sambil menanti jadwal,  hingga kini mereka terus menulis, untuk dibukukan,  ikut launching pada acara Ngopi Puisi kelak. 

Ans

Komentar Pembaca

Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.