Jalan-jalan ke kota Blitar disamping mengunjungi tempat wisata atau makam bung Karno pastikan anda membawa buah tangan khas kota itu. Aneka makanan bumbu pecel hingga kerajinan tersedia.
Salah satu yang bisa dijadikan tempat berkunjung sambil belajar produknya adalah gallery bati Jagad Jiwo, desa Tlogo, Kanigoro Blitar. Di tempat itu tersedia hasil kain batik produksi sendiri, aneka pernak pernik yang terbuat dari batik, bahan pembuatan kain batik hingga menyaksikan langsung atau bila mau praktek membuat batik bisa di situ juga.
Untuk design batiknya, Eni sang pemilik gallery menyatakan membuat sendiri. Pernah menjadi juara 2 lomba design batik se Kabupaten Blitar membuatnya percaya diri.
“Saya memang suka mendesign, jadi saya terapkan untuk produk batik saya ini,” tutur Eni.
Hasil karya design dan kain batiknya banyak disukai konsumen, tidak hanya orang Blitar saja tetapi dari kota lain juga. Bahkan merambah hingga ke mancanegara.
Nama Eni pun sampai ke telinga Grahadi, membuatnya pernah diundang sebagai salah satu tokoh perempuan kreatif oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
Hasil produk batik karyanya tergolong murah dibanding produk lain yang serupa. Ini karena untuk menggambar design dia lakukan sendiri, tidak membayar orang lain.
Untuk harga paling rendah dia patok Rp.110.000 sedang yang tertinggi Rp.500.000. Bisa lebih tergantung pemesan mau yang mana.
Bahan yang digunakan kimia, kombinasi dan alami. Ada yang cap, semi cap tulis dan batik tulis murni. Berbagai pilihan tersedia menyesuaikan kantong konsumen. Bahkan yang sangat murah antara 10.000 hingga 50.000 juga ada.





Komentar Pembaca
Kolom komentar untuk artikel ini sudah ditutup.