MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang terletak di kawasan Oro-Oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, kini menunjukkan perkembangan signifikan. Personel Koramil 0833-01/Klojen bersama warga setempat bahu-membahu mengebut pengerjaan fisik di lapangan, salah satunya dengan mulai melaksanakan pengecoran tiang pondasi jembatan.

Langkah pengecoran struktur dasar ini menjadi tahapan krusial demi memastikan kekuatan dan ketahanan konstruksi jembatan ke depannya. Dengan adanya sinergi yang kuat antara aparat TNI dan masyarakat, pengerjaan di lapangan dapat berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Komitmen TNI dan Warga Wujudkan Aksesibilitas Wilayah

Percepatan pembangunan infrastruktur ini terus dipantau secara ketat guna menjaga mutu hasil akhir. Danramil 0833-01/Klojen, Kapten Inf Hariyanto, menegaskan bahwa seluruh proses pengerjaan tetap mengedepankan kualitas serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat sekitar.
Baca juga: Gotong Royong Warga dan Koramil Lowokwaru Kebut Pengecoran Pondasi Jembatan Garuda Tunjungsekar
Baca juga: Angkut Material Manual, Koramil Klojen Kebut Pondasi Jembatan Perintis Garuda
“Setiap tahapan kami kerjakan dengan cermat agar pembangunan berjalan baik. Kami juga mengapresiasi dukungan warga yang turut membantu, sehingga pengerjaan jembatan ini bisa terus berjalan,” ujar Kapten Inf Hariyanto saat ditemui di lokasi.
Dukung Konektivitas dan Kemanunggalan Rakyat

Kehadiran Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan program gagasan strategis Presiden RI Prabowo Subianto yang didukung penuh oleh jajaran TNI AD. Proyek ini dirancang khusus guna memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mempermudah mobilitas harian warga.
Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur fisik, gotong royong antara prajurit TNI dan warga dalam proyek ini juga menjadi wujud nyata dalam mempererat kemanunggalan TNI bersama rakyat di Kota Malang.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.