MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Kelurahan Tunjungsekar, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, terus dikebut. Memasuki tahap pengecoran pondasi, anggota Koramil 0833-05/Lowokwaru bersama warga turun langsung untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai tahapan.
Gotong Royong TNI dan Warga Kebut Pengecoran Pondasi

Pengecoran pondasi menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan. Pada Selasa (6/10/2026), material disiapkan, adukan beton dikerjakan, kemudian dituangkan secara bertahap ke bagian pondasi yang telah dipersiapkan.
Proses tersebut dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat. Kehadiran anggota Koramil di lokasi sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan warga.
Baca juga: Pembangunan Jembatan Dukuh Bibis Masuk Tahap Perangkaian dan Pemasangan Kerangka Baja
Jembatan Perintis Garuda merupakan pembangunan yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto dan diarahkan untuk memperkuat konektivitas masyarakat, khususnya di wilayah yang membutuhkan akses penghubung.
Perkuat Konektivitas dan Mobilitas Warga Tunjungsekar
Bagi masyarakat Tunjungsekar, progres pembangunan jembatan tersebut menjadi kabar baik. Keberadaan jembatan nantinya diharapkan tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga mendukung berbagai aktivitas masyarakat.
Akses yang lebih mudah diharapkan dapat menunjang mobilitas warga, termasuk aktivitas pendidikan, kegiatan sosial, hingga pergerakan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah Tunjungsekar.
Komitmen Bersama Hadirkan Infrastruktur yang Aman dan Bermanfaat
Danramil 0833-05/Lowokwaru Kapten Inf Faizal Rizal Pelu mengatakan, pengecoran pondasi merupakan tahapan penting yang harus dikerjakan secara baik dan sesuai proses pembangunan.
“Pengecoran pondasi ini merupakan tahapan penting yang harus dikerjakan dengan baik. Kami bersama warga akan terus kebut prosesnya agar jembatan ini segera rampung dan bisa dirasakan manfaatnya,” ungkap Kapten Inf Faizal Rizal Pelu saat berada di lokasi pembangunan.
Menurutnya, keterlibatan personel TNI bersama warga dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadirkan akses penghubung yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari.
Sejak tahap persiapan hingga pengecoran pondasi, proses pembangunan dilakukan secara bersama-sama. Gotong royong tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pembangunan hingga jembatan selesai dan dapat digunakan masyarakat.
Dengan terus dikebutnya pembangunan, Jembatan Perintis Garuda di Tunjungsekar diharapkan segera memasuki tahapan berikutnya. Nantinya, keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu menghadirkan akses yang lebih kuat, aman dan bermanfaat bagi masyarakat.


Komentar Pembaca
Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.
Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.