Langsung ke konten
Senin, 5 Oktober 2026
Pulse Hukum Trading dalam Islam: Membaca Kripto dan XAUUSD lewat Al-Qur’an
Daerah

Pagar Nusa Khidmah di Muskercab III NU Kabupaten Malang 2026

Pagar Nusa turut hadir di Muskercab NU Kabupaten Malang 2026, Minggu (4/10). Mengisi pengamanan hingga pertabiban kepada peserta Muskercab.

Pagar Nusa turut hadir di Muskercab NU Kabupaten Malang 2026, Minggu (4/10)./dok.ROF

Pagar Nusa turut hadir di Muskercab NU Kabupaten Malang 2026, Minggu (4/10)./dok.ROF

Pagar Nusa Beri Pengamanan dan Pertabiban

MALANG | JATIMSATUNEWS.COM: Pagar Nusa Kabupaten Malang tidak hanya berdiri di garis pengamanan dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) III NU Kabupaten Malang.

Di sela tugas menjaga ketertiban, para pendekar juga membuka layanan pertabiban berupa terapi alternatif dan pijat refleksi gratis bagi peserta.

Dua bentuk layanan itu dijalankan bersamaan dalam Muskercab III NU Kabupaten Malang yang digelar PCNU di Pondok Pesantren Al Munawariyah, Sudimoro, Bululawang, Minggu (4/10/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.

Baca juga: Menata Standar dan Menjaga Tradisi Pagar Nusa Kabupaten Malang

Muskercab III NU Kabupaten Malang

Muskercab diikuti para ketua dan sekretaris Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Malang, serta jajaran lembaga dan badan otonom NU tingkat kabupaten.

Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain Ketua PWNU Jawa Timur KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman (Gus Firjaun).

Ketua PCNU Kabupaten Malang KH Hamim Kholili, Bupati Malang HM Sanusi, Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri, serta sejumlah tokoh NU Kabupaten Malang.

Muskercab III NU Kabupaten Malang 2026, Pagar Nusa juga hadir./dok.ROF
Muskercab III NU Kabupaten Malang 2026, Pagar Nusa juga hadir./dok.ROF

Bagi Pagar Nusa, keterlibatan dalam Muskercab bukan sekadar penugasan teknis.

Pengamanan dan pertabiban ditempatkan sebagai bagian dari khidmah kepada NU, terutama kepada para kiai yang menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi.

Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang, Saiful Anam, menyebut amanah pengamanan tersebut sebagai bentuk penghormatan sekaligus kepercayaan yang diberikan kepada Pagar Nusa.

“Ini penghormatan yang sangat indah bagi kami. Kami diberi amanah oleh kiai-kiai kami untuk ikut menjaga pengamanan Muskercab,” ujar Saiful.

“Kami juga diberi kepercayaan melakukan terapi alternatif dan pijat refleksi kepada peserta, yang tidak lain adalah pengurus NU dan para kiai kami di tingkat MWC se-Kabupaten Malang,” ungkapnya.

Saiful Anam, Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang menghadiri Muskercab NU III 2026 (4/10)./dok.ROF
Saiful Anam, Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang menghadiri Muskercab NU III 2026 (4/10)./dok.ROF

Menurut Saiful, bagi Pagar Nusa, menjaga keamanan bukan semata soal berada di lokasi kegiatan.

Ada nilai pengabdian yang ingin dijaga ketika para pendekar diberi kesempatan ikut memastikan para kiai dan peserta merasa aman selama kegiatan berlangsung.

Iklan

“Bagi kami ini anugerah yang luar biasa. Salah satu kebanggaan Pagar Nusa adalah bisa menjaga, melindungi, dan memberikan rasa aman kepada kiai-kiai kami,” ujarnya.

Baca juga: Raih Juara Umum 3 Kejurwil Banyuwangi, Pagar Nusa Kabupaten Malang Jaga Tradisi Juara

Pertabiban: Khidmah yang Bersentuhan Langsung

Pertabiban Pagar Nusa Kabupaten Malang di Muskercab NU III (4/10)./dok.ROF
Pertabiban Pagar Nusa Kabupaten Malang di Muskercab III NU (4/10)./dok.ROF

Selain pengamanan, Pagar Nusa menyiapkan tim pertabiban untuk memberikan layanan terapi alternatif dan pijat refleksi secara gratis.

Layanan tersebut mendapat respons positif dari peserta. Antusiasme terlihat dari peserta yang memanfaatkan layanan hingga harus menunggu giliran.

Ketua Divisi Pertabiban Pagar Nusa Kabupaten Malang, Ustaz Slamet Rahayu, mengatakan timnya menjalankan layanan tersebut sesuai instruksi Ketua PC Pagar Nusa Kabupaten Malang.

“Sesuai instruksi Ketua PC, kami sangat bahagia bisa memberikan pelayanan terapi dan pijat refleksi ala Pagar Nusa. Antusiasme para peserta sangat baik, bahkan sampai antre,” kata Slamet.

Ia mengaku senang karena layanan tersebut dapat diberikan kepada para peserta Muskercab.

“Terima kasih kagem poro yai yang bersedia kami terapi dan pijat refleksi dalam acara Muskercab ini,” ujarnya.

Partisipasi Pagar Nusa di Muskercab

Kehadiran Pagar Nusa di Muskercab memperlihatkan bentuk khidmah yang sederhana tetapi konkret.

Pasukan inti menjalankan fungsi pengamanan, sementara tim pertabiban memberikan layanan langsung kepada peserta.

Bagi Pagar Nusa Kabupaten Malang, khidmah tidak selalu harus tampil dalam panggung utama.

Menjaga ketertiban, membantu peserta, dan memastikan kegiatan berjalan aman merupakan bagian dari tanggung jawab yang dijalankan ketika organisasi mendapat kepercayaan.

Muskercab NU Kabupaten Malang berlangsung lancar sejak pembukaan hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.

Bagi para pendekar Pagar Nusa, satu hal menjadi garis besarnya: sekecil apa pun peran yang diberikan untuk NU dan para kiai, ia tetap bernilai ketika dijalankan dengan ikhlas, disiplin, dan penuh tanggung jawab.(ROF)

Komentar Pembaca

Belum ada komentar pada artikel ini. Jadilah yang pertama.

Tinggalkan Komentar

Minimal 10 karakter, maksimal 1000. Maksimal satu tautan. Semua komentar ditinjau redaksi sebelum tampil.